Kolaborasi lintas disiplin yang ada di Fakultas Teknik menorehkan prestasi membanggakan pada kejuaraan internasional. Tim Metafora yang terdiri dari Tim Metafora terdiri atas Muhammad Zidane Septian Irsyadi (Teknologi Informasi 2022), Farrel Todotua Tarihoran (Teknik Sipil 2022), dan Dimas Apta Adiyatma (Teknik Sipil 2022) berhasil meraih Juara 1 pada ajang International Paper Innovation Contest (IPIC) – Civil Engineering Innovation Contest (CEIC) Season XIV.
SDGs9
Tim “Kata Kevin klo menang ditraktir” yang terdiri dari mahasiswa Teknik Biomedis Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), berhasil meraih Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTIN) ICONLAB 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Negeri Semarang (UNNES). Tim yang beranggotakan Hammam Abdullah, Kevin Kurniawan Cahyadi, dan Ahdania Aurora Rihadatul Aisy mendapatkan bimbingan olehIr. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D. selama perlombaan berlangsung.
Mahasiswa Teknologi Informasi bernama Hanifah Putri Ariani bersama dengan Ken Bima Satria G. (Ilmu Komputer 2023) dan Muhammad Rujul Jadid (UPNVYK) bergabung dalam Tim An-Tech Jogja dalam kolaborasi lintas disiplin dan lintas perguruan tinggi. Tim An-Tech berhasil meraih Juara 1 dalam ajang international Design-A-Thon (Proto-A-Thon) BINUS Bekasi yang dilaksanakan pada Kamis (4/6) hingga Jumat (5/6) lalu.
Setelah sebelumnya melaksanakan Seminar Internasional, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melakukan kunjungan lapangan (field visit) ke Desa Pandowoharjo pada Kamis, 25 Juni 2026. Kunjungan ini merupakan bentuk penerapan langsung di lapangan mengenai ilmu dan teori yang telah dipaparkan pada Seminar Internasional. Masih bekerja sama dengan UiTM, FT UGM berhasil menerapkan solar panel yang dikembangkan menjadi Agro-voltaic.
Berdasarkan pengumuman nomor 1432205/UN1/FTK/III/KM.01.00/2026 tentang Program Beasiswa Program Doktor Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Periode Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 bagi Calon Mahasiswa dari Dalam Negeri dan Luar Negeri, berikut
Jakarta, 23 Juni 2026 — Dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Prof. Selo, hadir dalam Digital Ecosystem Alignment atau DEAL 2026 yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia di The Tribrata, Hotel & Convention Center, Darmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Juni 2026. Kehadiran Prof. Selo menegaskan peran FT UGM sebagai unsur akademisi dalam deklarasi nasional untuk menyelaraskan kolaborasi delapan sektor prioritas digital.
Seminar Internasional digelar di meeting room 2 Gedung SGLC pada 24 Juni 2026. Bertemakan Smart Agrivoltaic Nusantara, seminar ini membahas membangun kedaulatan pangan, energi, dan air berbasis teknologi hijau dari desa untuk Indonesia. Seminar ini menjadi bentuk kerja sama Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia.
Seminar Pemikiran Bulaksumur 50 dilangsungkan di Balai Senat UGM pada Rabu, 24 Juni 2026. Mengangkat tema Academic Leadership Rektor Kedua UGM Prof. Dr. Ir. Herman Johannes, seminar ini membahas mengenai krisis iklim, mitigasi bencana, dan inovasi teknologi yang ramah lingkungan. Acara dimulai dengan sambutan oleh Prof. Dr. Muhammad Baiquni, M.A. sebagai ketua DGB UGM dengan diiringi oleh Prof, Dr. Wahyudi Kumorotomo, M.P.P sebagai sekretaris DGB UGM, dan Gita Wirjawan, BBA. MBA., MPA, seorang pengusaha, kepala BKPM, dan menteri Perdagangan KIB II yang bertugas sebagai keynote speaker, sertaProf. Dr. Christiana Rini Indrati, M.Si sebagai komisi 3 DGB UGM yang bertugas sebagai moderator pada seminar ini.
Senin (22/06/2026), Fakultas Teknik menerima kunjungan kerja sama antara pihak fakultas dengan pemerintah Ceko. Pertemuan dilaksanakan pada siang hari di Gedung SGLC lantai 3 setelah sebelumnya rombongan Dubes Ceko mengunjungi Gedung Pusat. Sembari menikmati rindang suasana di Universitas Gadjah Mada (UGM), rombongan Dubes menuju fakultas teknik dengan mengamati setiap sudut UGM.
SLEMAN (13/06/26) – Misteri kebakaran berulang yang terjadi di sebuah rumah di Seyegan, Sleman, memasuki babak baru. Setelah melakukan serangkaian investigasi ilmiah selama beberapa pekan, Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan tidak menemukan bukti bahwa fenomena tersebut disebabkan oleh rembesan gas alam dari bawah permukaan tanah.