Material ramah lingkungan yang menyerupai kaca, tetapi lebih ringan, aman, dan mampu mendinginkan bangunan? Inilah inovasi yang tengah dikembangkan oleh Dr. Ir. Nur Abdillah Siddiq, S.T., IPP. bersama tim Departemen Teknik Nuklir dan Fisika (DTNTF), Fakultas Teknik UGM.
SDGs3
Pernahkah kalian mendengar sick building syndrom? Bangunan gedung yang dari luar terlihat modern ternyata menyimpan udara yang dapat menyebabkan penghuninya cepat merasa lelah, sakit kepala, dan sulit fokus. Karena permasalahan ini, munculah solusi yang inovatif dan futuristik bernama Algaetree. Algaetree merupakan pohon cair yang memanfatkan teknologi berbasis mikroalga. Algaetree dapat menangkap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen segar selayaknya pohon pada umumnya. Lebih hebat lagi, Algaetree jauh lebih efisien karena mikroalga dapat menyerap 25 kali karbon dioksida lebih banyak dibandingkan dengan tanaman biasa. Satu unit Algaetree memiliki kapasitas 100 liter mampu menangkap 35 kg karbon dioksida pada setiap tahunnya, hal ini setara dengan empat pohon akasia dewasa. Algaetree tidak hanya menyerap karbon tetapi juga dapat menghasilkan oksigen, menghasilkan biomasa untuk bidang farmasi, pangan, dan bioenergi.
Artificial Intelligence (AI) menciptakan banyak perubahan di kehidupan kita, seperti bagaimana kiita berevolusi dan berinterikasi dengan sesama. Setiap menusia memiliki kepekaan, gaya bicara, keterampilan, pengetahuan dan perilaku yang unik sehingga manusia menjadi berbeda anatara satu dengan lainnya. Lantas, bagaimana generatif AI bisa membantu seseorang bisa mendokumentasikan diri dan memahami lebih dalam mengenai siapa dirinya?
Indonesia masih menghadapi persoalan strategis dalam pengelolaan sampah. Indonesia masih menghadapi persoalan strategis dalam pengelolaan sampah. Produksi sampah nasional yang mencapai sekitar 70 juta ton per tahun (CNBB, 2025) tidak hanya menjadi isu kebersihan semata, tetapi juga mencerminkan urgensi perbaikan dalam sistem pengelolaan lingkungan dan sumber daya.
Yogyakarta, 30 Maret 2026–Fakultas Teknik mengadakan kegiatan rutin Syawalan dan halalbihalal pada hari pertama perkuliahan setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan Syawalan diikuti oleh seluruh pengurus Fakultas Teknik, dosen, serta tenaga kependidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga silaturahmi antarsivitas akademika selama berdinamika di kampus.
Kamis, 12 Maret 2026, Shopee Group menyelenggarakan sesi pemaparan program karier bagi mahasiswa di Meeting Room 1, Smart and Green Learning Center (SGLC) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat berbagai jalur pengembangan karier yang ditawarkan oleh Shopee Group, khususnya bagi fresh graduate maupun mahasiswa tingkat akhir.
Suasana malam Ramadan 1447 H pada 16 Maret 2026 di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada menjadi ruang refleksi intelektual melalui public lecture Prof. Selo, Dekan Fakultas Teknik UGM. Dalam kuliah bertajuk “Menyambut Intelligent Age: Indonesia Emas atau Indonesia Cemas?”, ia mengajak mahasiswa meninjau kembali optimisme menuju Indonesia Emas 2045.
Seperti yang kita ketahui, kendaraan yang kita gunakan tentu membutuhkan jalan berlapis aspal untuk menunjang mobilitasnya. Jalan yang berlubang tentu akan mengurangi kenyamanan berkendara dan dapat menimbulkan kecelakaan yang berakibat fatal. Yuk, kenali penyebab jalanan beraspal di Indonesia dapat rusak!
Jumat, 6 Maret 2026—kunjungan dari MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 3 Sleman dihadiri oleh pihak FT UGM dan perwakilan guru dari MAN 3 Sleman. Bertempat di Ruang Jepara, diskusi dibuka dengan sambutan dari ketua rombongan yang menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diterima untuk berkunjung dan belajar. Beliau mengaku bahwa sebelum mantap untuk mengajukan studi banding dengan Fakultas Teknik, pihaknya telah melihat terlebih dahulu bagaimana suasana riil di lapangan. Setelah yakin, MAN 3 Sleman mengirimkan persuratan secara resmi untuk memulai ruang diskusi mengenai permasalahan pengelolaan sampah.
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Aktivitas vulkaniknya yang tinggi menyebabkan perubahan geomorfologi yang sangat dinamis, khususnya pada sistem sungai di lerengnya. Perubahan kecil pada dasar sungai dapat berdampak besar terhadap potensi aliran lahar yang mengancam kawasan permukiman di hilir. Oleh karena itu, pemantauan kondisi sungai di kawasan Merapi perlu dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis data jangka panjang.