Kondisi geopolitik yang terjadi di Iran menutup jalur distribusi logistik minyak dan menyebabkan krisis energi global. Dampak langsung dapat dirasakan oleh beberapa negara di Asia yang mulai menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Meski demikian, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami perubahan harga.
SDGs13
Berangkat dari keresahan terhadap emisi karbon dan limbah pertanian, Tim Carbolight dari Fakultas Teknik UGM menghadirkan solusi inovatif berbasis ekonomi sirkular yang mengubah keduanya menjadi bahan bakar penerbangan ramah lingkungan (Sustainable Aviation Fuel/SAF). Inovasi ini mengantarkan mereka meraih Bronze Medal dalam ajang International Paper Competition di Malaysia pada 13–16 Februari 2026 di Alamis City Hotel.
Tim “Selokan Mataram” yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Geothermal Development Plan Competition (GDPC) pada rangkaian Integrated Petroleum Festival (IPFEST) 2026. Prestasi ini diraih melalui karya tulis berjudul “Feasibility Study: Patuha Geothermal Field Development.”
Material ramah lingkungan yang menyerupai kaca, tetapi lebih ringan, aman, dan mampu mendinginkan bangunan? Inilah inovasi yang tengah dikembangkan oleh Dr. Ir. Nur Abdillah Siddiq, S.T., IPP. bersama tim Departemen Teknik Nuklir dan Fisika (DTNTF), Fakultas Teknik UGM.
Pernahkah kalian mendengar sick building syndrom? Bangunan gedung yang dari luar terlihat modern ternyata menyimpan udara yang dapat menyebabkan penghuninya cepat merasa lelah, sakit kepala, dan sulit fokus. Karena permasalahan ini, munculah solusi yang inovatif dan futuristik bernama Algaetree. Algaetree merupakan pohon cair yang memanfatkan teknologi berbasis mikroalga. Algaetree dapat menangkap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen segar selayaknya pohon pada umumnya. Lebih hebat lagi, Algaetree jauh lebih efisien karena mikroalga dapat menyerap 25 kali karbon dioksida lebih banyak dibandingkan dengan tanaman biasa. Satu unit Algaetree memiliki kapasitas 100 liter mampu menangkap 35 kg karbon dioksida pada setiap tahunnya, hal ini setara dengan empat pohon akasia dewasa. Algaetree tidak hanya menyerap karbon tetapi juga dapat menghasilkan oksigen, menghasilkan biomasa untuk bidang farmasi, pangan, dan bioenergi.
Yogyakarta, 1 April 2026 – Dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Prof. Ir. Selo, menerima kunjungan PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) di Gedung SGLC FT UGM. Pertemuan ini membahas rencana kerja sama pengolahan limbah baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) menjadi material bernilai melalui riset dan pemanfaatan fasilitas laboratorium FT UGM. Kunjungan ini menjadi langkah lanjutan dari diskusi sebelumnya untuk memperkuat peran ilmu pengetahuan dalam menjawab tantangan energi dan lingkungan.
Cross Laminated Timber (CLT) Nusantara merupakan bangunan eco house yang menjadi bentuk nyata riset-riset di Fakultas Teknik terkait dengan bangunan hijau atau green construcition. CLT memanfaatkan kayu akasia rekayasa yang dapat diperoleh dengan merekatkan papan-papan kayu akasia tipis menggunakan sambungan khusus. Kayu akasia yang mulanya merupakan limbah atau waste dimanfaatkan menjadi papan yang tidak hanya sebagai nonstruktural tetapi juga dapat bernilai sebagai struktural dengan menjadikannya dinding dan lantai.
Indonesia masih menghadapi persoalan strategis dalam pengelolaan sampah. Indonesia masih menghadapi persoalan strategis dalam pengelolaan sampah. Produksi sampah nasional yang mencapai sekitar 70 juta ton per tahun (CNBB, 2025) tidak hanya menjadi isu kebersihan semata, tetapi juga mencerminkan urgensi perbaikan dalam sistem pengelolaan lingkungan dan sumber daya.
Suasana malam Ramadan 1447 H pada 16 Maret 2026 di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada menjadi ruang refleksi intelektual melalui public lecture Prof. Selo, Dekan Fakultas Teknik UGM. Dalam kuliah bertajuk “Menyambut Intelligent Age: Indonesia Emas atau Indonesia Cemas?”, ia mengajak mahasiswa meninjau kembali optimisme menuju Indonesia Emas 2045.
Munculnya konflik antara Negara Iran dengan Israel menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas pasokan energi secara global. Jalur perdagangan minyak di sekitar Selat Hormuz mengalami gangguan yang memicu lonjakan harga minyak dan kestabilan teknologi di berbagai negara. Pakar studi energi Universitas Gadjah Mada, Dr. Ir. Rachmawan Budiarto, S. T., M. T., IPU berpendapat bahwa kondisi ini berpotensi mengganggu ketahanan energi nasional terutama menipisnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).