Di ambang tenggelam, Muara Baru menghadapi ancaman banjir rob yang semakin nyata. Kenaikan muka air laut yang disertai penurunan muka tanah membuat kawasan pesisir Jakarta semakin rentan diterjang banjir rob. Persoalan ini menjadi semakin serius karena kawasan ini bukan sekadar permukiman pesisir, melainkan salah satu pusat aktivitas ekonomi kelautan yang strategis.
SDGs13
Volume sampah styrofoam di Indonesia yang terus menumpuk setiap tahun mendorong lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada merancang material pengemasan baru bernama MUSHFOAM. Berbeda dari styrofoam konvensional yang butuh ratusan tahun untuk terurai, material ini dibangun dari jalinan miselium jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) yang tumbuh mengikat limbah pertanian menjadi lembaran padat, ringan, dan dapat dikomposkan setelah dipakai.
Moskwa, Rusia — Dua delegasi Indonesia dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Nisma Islami Maharani dan Wahyu Amalia Nurbaiti, memperkuat kapasitas sumber daya manusia Indonesia di bidang radiokimia, teknologi nuklir, dan transisi energi melalui International Summer School on Radiochemistry (ISSR) 2026 di Lomonosov Moscow State University (MSU), Moskwa. Selama program intensif 10 hari yang diselenggarakan MSU bersama ROSATOM, keduanya bergabung dengan lebih dari 40 peneliti, profesor, dan spesialis dari berbagai negara untuk mempelajari aplikasi nuklir melalui kuliah teknis, praktik laboratorium, diskusi ilmiah, serta kunjungan ke fasilitas riset strategis.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) bersama Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa serta Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menggelar diskusi mengenai pembangunan Giant Sea Wall (GSW) sebagai upaya memperkuat perlindungan kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura) dari ancaman banjir rob, abrasi, dan penurunan muka tanah (land subsidence).
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Sistem Informasi Belmawa (Simbelmawa).
Mahasiswa KKN-PPM UGM Tim Biduk Biduk Berlabuh, Sub-unit Kampung Teluk Sulaiman, Tafwid Mahabbah, melaksanakan program kerja berupa pembuatan peta estimasi cadangan karbon di Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Program ini bertujuan memberikan gambaran awal mengenai persebaran dan potensi cadangan karbon pada tutupan vegetasi di wilayah kampung sebagai informasi pendukung dalam pengelolaan lingkungan dan kawasan hutan.
Yogyakarta, 12 Agustus 2026—Perubahan di bumi berlangsung jauh lebih cepat daripada yang sering kita sadari. Es mencair di Puncak Jayawijaya, iklim berubah, ekosistem mengalami tekanan, sementara eksploitasi sumber daya terus berjalan mengikuti laju pertumbuhan peradaban. Pertanyaannya bukan lagi apakah perubahan akan terjadi, melainkan seberapa cepat kita membiarkannya terjadi.
Yogyakarta, 11 Agustus 2026—Transisi energi membutuhkan mineral dalam jumlah besar, tetapi pengelolaannya tidak sederhana. Proses ekstraksi dan pengolahan mineral membutuhkan teknologi tinggi serta berpotensi menghasilkan limbah yang menimbulkan tantangan lingkungan yang baru. Di tengah kondisi tersebut, Indonesia dengan kekayaan sumberdaya mineral yang besar memiliki tanggung jawab untuk mengelolanya secara berkelanjutan.
Masih dalam rangkaian Pionir Kesatria 2026, Rabu (5/8/2026), Fakultas Teknik mengajak kesatria muda—sebutan untuk mahasiswa baru FT UGM—untuk selalu mengingat untuk menjaga keasrian lingkungan. Kegiatan penanaman pohon diadakan agar kesatria muda yang baru mengenal lingkungan Fakultas Teknik terjun langsung sebagai agen perubahan yang peduli terhadap keselarasan lingkungan.
Yogyakarta, 5 Juli 2026 – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) berada pada rangkaian hari pertama kegiatan Pionir Kesatria 2026. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan lingkungan Fakultas Teknik kepada kesatrian muda—sebutan untuk mahasiswa baru FT UGM—dengan budaya yang ada di FT UGM. Budaya yang sedang dijalankan FT UGM adalah kegiatan makan siang bersama yang tetap menjaga lingkungan dengan tidak menggunakan alat makan sekali pakai.