Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam, namun juga berada di wilayah dengan risiko bencana yang tinggi. Terletak di kawasan cincin api dan di atas 13 zona megathrust, Indonesia menghadapi ancaman gempa besar yang tak terelakkan. Pertanyaannya, seberapa siapkah kita menghadapi bencana tersebut?
SDGs9
Rilis pada November 2025, peningkatan penggunaan OpenClaw menerima kunjungan lebih dari 2 juta kali setiap minggunya di tahun 2026. OpenClaw merupakan Agentic AI sebagai bentuk lanjutan dari kecerdasan buaan yang mampu membuat strategi perencanaan, pengambilan aksi kompleks, dan melakukan penyeleseaian tugas secara mandiri. OpenClaw memanfaatkan data internal pengguna dan data eksternal dari internet untuk menyeleseaikan tugas yang diminta. Lebih lanjut lagi, Agentic AI bersifat open source, dimana sumber atau progres pemrograman dapat dilihat secara publik dengan terbuka.
Berangkat dari keresahan terhadap emisi karbon dan limbah pertanian, Tim Carbolight dari Fakultas Teknik UGM menghadirkan solusi inovatif berbasis ekonomi sirkular yang mengubah keduanya menjadi bahan bakar penerbangan ramah lingkungan (Sustainable Aviation Fuel/SAF). Inovasi ini mengantarkan mereka meraih Bronze Medal dalam ajang International Paper Competition di Malaysia pada 13–16 Februari 2026 di Alamis City Hotel.
Dalam menghadapi tantangan yang terjadi di kehidupan kita, seringkali dibutuhkan strategi yang dapat menyelesaikan masalah secara efektif dan efisien. Riset menemukan instrumen baru yang bernama project complexity measurement untuk menjawab tantangan itu. Dengan sistem yang telah tervalidasi, project complexity measurement mengukur seberapa sulit sebuah proyek perlu dikelola.
Tim “Selokan Mataram” yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Geothermal Development Plan Competition (GDPC) pada rangkaian Integrated Petroleum Festival (IPFEST) 2026. Prestasi ini diraih melalui karya tulis berjudul “Feasibility Study: Patuha Geothermal Field Development.”
Material ramah lingkungan yang menyerupai kaca, tetapi lebih ringan, aman, dan mampu mendinginkan bangunan? Inilah inovasi yang tengah dikembangkan oleh Dr. Ir. Nur Abdillah Siddiq, S.T., IPP. bersama tim Departemen Teknik Nuklir dan Fisika (DTNTF), Fakultas Teknik UGM.
Salah satu tantangan terbesar dalam pemodelan kota terletak pada skala pekerjaannya. Memodelkan ribuan hingga jutaan bangunan secara manual bukan hanya tidak efisien, tetapi juga sangat rentan terhadap kesalahan.
Menjawab tantangan tersebut, Calvin Wijaya, S.T., M.Eng., dosen Teknik Geodesi UGM, mengembangkan DREAM 3D City (Digital Reconstruction Editing and Modelling 3D City). Dikembangkan di bawah naungan grup riset GEO AI Twin Verse, aplikasi ini hadir sebagai terobosan dalam teknologi pemodelan kota 3D yang lebih cepat dan efisien.
Pernahkah kalian mendengar sick building syndrom? Bangunan gedung yang dari luar terlihat modern ternyata menyimpan udara yang dapat menyebabkan penghuninya cepat merasa lelah, sakit kepala, dan sulit fokus. Karena permasalahan ini, munculah solusi yang inovatif dan futuristik bernama Algaetree. Algaetree merupakan pohon cair yang memanfatkan teknologi berbasis mikroalga. Algaetree dapat menangkap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen segar selayaknya pohon pada umumnya. Lebih hebat lagi, Algaetree jauh lebih efisien karena mikroalga dapat menyerap 25 kali karbon dioksida lebih banyak dibandingkan dengan tanaman biasa. Satu unit Algaetree memiliki kapasitas 100 liter mampu menangkap 35 kg karbon dioksida pada setiap tahunnya, hal ini setara dengan empat pohon akasia dewasa. Algaetree tidak hanya menyerap karbon tetapi juga dapat menghasilkan oksigen, menghasilkan biomasa untuk bidang farmasi, pangan, dan bioenergi.
Yogyakarta, 1 April 2026 – Dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Prof. Ir. Selo, menerima kunjungan PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) di Gedung SGLC FT UGM. Pertemuan ini membahas rencana kerja sama pengolahan limbah baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) menjadi material bernilai melalui riset dan pemanfaatan fasilitas laboratorium FT UGM. Kunjungan ini menjadi langkah lanjutan dari diskusi sebelumnya untuk memperkuat peran ilmu pengetahuan dalam menjawab tantangan energi dan lingkungan.
Artificial Intelligence (AI) menciptakan banyak perubahan di kehidupan kita, seperti bagaimana kiita berevolusi dan berinterikasi dengan sesama. Setiap menusia memiliki kepekaan, gaya bicara, keterampilan, pengetahuan dan perilaku yang unik sehingga manusia menjadi berbeda anatara satu dengan lainnya. Lantas, bagaimana generatif AI bisa membantu seseorang bisa mendokumentasikan diri dan memahami lebih dalam mengenai siapa dirinya?