Di tengah geliat inovasi mahasiswa yang semakin kompetitif, Tim GEOSPECTERA dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Setelah melalui seleksi ketat sebagai perwakilan Indonesia, tim ini sukses meraih Distinction Award—penghargaan tertinggi—dalam ASEAN Geospatial Challenge 2026 yang diselenggarakan di Singapura.
SDGs13
Yogyakarta – 25 April 2026, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) mengajak orang tua dan pengantar calon mahasiswa baru (camaba) SNBT 2026 mengikuti program “Jalan-Jalan Muter Teknik UGM”, dalam dua sesi pukul 08.00 WIB dan 13.00 WIB di kawasan FT UGM. Pihak fakultas menyampaikan bahwa program ini bertujuan memberikan
Yogyakarta, 22 April 2026 — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menginisiasi langkah konkret dalam merespons tantangan global melalui penyelenggaraan workshop bertajuk “Energi Bijak, Bumi Lebih Segar”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif sivitas akademika terhadap pentingnya efisiensi energi di tengah meningkatnya tekanan terhadap sumber daya alam dan perubahan iklim global.
Yogyakarta, 22 April 2026 – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) bersama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris menandatangani Joint Development Agreement (JDA) Project Beyond Energy Katrili untuk mengembangkan inovasi pemanfaatan energi panas bumi menjadi pupuk ramah lingkungan. Kerja sama ini dilakukan di tengah kebutuhan nasional akan solusi energi berkelanjutan dan ketahanan pangan, dengan pendekatan riset terukur yang mengolah endapan silika geotermal menjadi pupuk cair berbasis nanoteknologi.
Yogyakarta, 17 April 2026 — Upaya mendorong peran strategis dosen muda dalam kancah global terus diperkuat oleh Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM). Hal ini tercermin dalam kegiatan Sharing Session bertajuk “Peluang Dosen Muda untuk Mendukung Internasionalisasi Fakultas Teknik UGM” yang diselenggarakan di Coworking Space SGLC FT UGM.
Kondisi geopolitik yang terjadi di Iran menutup jalur distribusi logistik minyak dan menyebabkan krisis energi global. Dampak langsung dapat dirasakan oleh beberapa negara di Asia yang mulai menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Meski demikian, pemerintah Indonesia menegaskan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami perubahan harga.
Berangkat dari keresahan terhadap emisi karbon dan limbah pertanian, Tim Carbolight dari Fakultas Teknik UGM menghadirkan solusi inovatif berbasis ekonomi sirkular yang mengubah keduanya menjadi bahan bakar penerbangan ramah lingkungan (Sustainable Aviation Fuel/SAF). Inovasi ini mengantarkan mereka meraih Bronze Medal dalam ajang International Paper Competition di Malaysia pada 13–16 Februari 2026 di Alamis City Hotel.
Tim “Selokan Mataram” yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Geothermal Development Plan Competition (GDPC) pada rangkaian Integrated Petroleum Festival (IPFEST) 2026. Prestasi ini diraih melalui karya tulis berjudul “Feasibility Study: Patuha Geothermal Field Development.”
Material ramah lingkungan yang menyerupai kaca, tetapi lebih ringan, aman, dan mampu mendinginkan bangunan? Inilah inovasi yang tengah dikembangkan oleh Dr. Ir. Nur Abdillah Siddiq, S.T., IPP. bersama tim Departemen Teknik Nuklir dan Fisika (DTNTF), Fakultas Teknik UGM.
Pernahkah kalian mendengar sick building syndrom? Bangunan gedung yang dari luar terlihat modern ternyata menyimpan udara yang dapat menyebabkan penghuninya cepat merasa lelah, sakit kepala, dan sulit fokus. Karena permasalahan ini, munculah solusi yang inovatif dan futuristik bernama Algaetree. Algaetree merupakan pohon cair yang memanfatkan teknologi berbasis mikroalga. Algaetree dapat menangkap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen segar selayaknya pohon pada umumnya. Lebih hebat lagi, Algaetree jauh lebih efisien karena mikroalga dapat menyerap 25 kali karbon dioksida lebih banyak dibandingkan dengan tanaman biasa. Satu unit Algaetree memiliki kapasitas 100 liter mampu menangkap 35 kg karbon dioksida pada setiap tahunnya, hal ini setara dengan empat pohon akasia dewasa. Algaetree tidak hanya menyerap karbon tetapi juga dapat menghasilkan oksigen, menghasilkan biomasa untuk bidang farmasi, pangan, dan bioenergi.