Yogyakarta, 5 Mei 2026 — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan sekolah dari Bosowa School atau SMA Bina Insani. Kegiatan ini diikuti oleh 142 peserta yang terdiri atas siswa dan guru untuk memperoleh informasi langsung tentang proses pendidikan, lingkungan akademik, serta peluang studi di FT UGM.
Rombongan Bosowa School mengikuti kegiatan di dua lokasi, yaitu Departemen Teknik Mesin dan Industri serta Departemen Teknik Kimia. Di Departemen Teknik Mesin dan Industri, peserta diterima oleh Ir. Indro Pranoto, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM, ASEAN Eng., dan Ir. Hilya Mudrika Arini, S.T., M.Sc., M.Phil., Ph.D., IPM, ASEAN Eng. Di Departemen Teknik Kimia, peserta diterima oleh Dr.-Ing. Ir. Teguh Ariyanto, S.T, M.Eng., IPM.
Kunjungan ini menjadi ruang pengenalan pendidikan teknik bagi siswa sekolah menengah. Para peserta mendapatkan gambaran tentang proses pembelajaran di FT UGM, bidang keilmuan yang tersedia, fasilitas pendukung akademik, serta peran ilmu teknik dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan industri.
Melalui kegiatan ini, FT UGM tidak hanya memperkenalkan program studi kepada calon mahasiswa. FT UGM juga memperluas akses informasi pendidikan tinggi agar siswa dapat memahami pilihan studi secara lebih matang, rasional, dan sesuai dengan minat serta potensi diri.
Kegiatan ini memiliki dampak penting bagi siswa karena mereka dapat melihat langsung suasana pendidikan tinggi di lingkungan fakultas teknik. Pengalaman tersebut dapat membantu siswa membangun orientasi akademik sejak dini dan memahami kompetensi yang dibutuhkan untuk menempuh pendidikan teknik.
Bagi guru pendamping, kunjungan ini juga memberi manfaat dalam memperkuat pemahaman tentang arah pendidikan tinggi bidang teknik. Informasi yang diperoleh dapat menjadi bahan pendampingan bagi siswa dalam menentukan pilihan studi setelah menyelesaikan pendidikan menengah.
FT UGM memandang kunjungan sekolah sebagai bagian dari kontribusi kampus dalam mendukung pendidikan berkualitas. Kegiatan ini membuka komunikasi antara perguruan tinggi dan sekolah agar informasi tentang pendidikan teknik dapat disampaikan secara lebih dekat, jelas, dan mudah dipahami.
Pengenalan terhadap Departemen Teknik Mesin dan Industri memberi siswa wawasan tentang peran rekayasa mesin, sistem industri, proses manufaktur, manajemen operasi, serta efisiensi produksi. Bidang ini memiliki peran penting dalam pengembangan industri, teknologi, dan daya saing ekonomi.
Sementara itu, pengenalan terhadap Departemen Teknik Kimia memberi siswa pemahaman tentang proses pengolahan bahan, teknologi proses, energi, lingkungan, dan industri kimia. Bidang ini berhubungan erat dengan kebutuhan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya, produksi berkelanjutan, dan inovasi teknologi.
Kunjungan Bosowa School juga memperkuat posisi FT UGM sebagai institusi pendidikan teknik yang terbuka terhadap kolaborasi pendidikan. FT UGM berperan dalam membangun jembatan antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi melalui penyediaan informasi akademik yang relevan.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan teknik tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori dan teknologi. Pendidikan teknik juga memiliki peran sosial dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu memberi solusi bagi masyarakat, industri, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Dengan adanya kunjungan ini, FT UGM berharap siswa dapat memperoleh inspirasi untuk melanjutkan pendidikan di bidang teknik. FT UGM juga berharap kegiatan serupa dapat memperluas minat generasi muda terhadap sains, teknologi, rekayasa, dan inovasi. (Tim Humas FT UGM)