Tak pernah berhenti berkarya, mahasiswa arsitektur Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) berhasil meraih posisi kedua dalam Kompetisi Desain Mahasiswa tingkat Nasional SEPEKAN yang diselenggarakan oleh Universitas Atmajaya Yogyakarta. Mengangkat tema pendidikan, Yudha dan Atthaya (Arsitektur 24) menghadirkan ruang transisi bagi mereka yang hidup tanpa kesempatan untuk mereka yang hidup tanpa memiliki kesempatan menempuh pendidikan formal.
SDGs
Tim Narantaka dari Gadjah Mada Aerospace Team (GMAT) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kibo Robot Programming Challenge (Kibo-RPC) 2026, sebuah kompetisi pemrograman robot tingkat internasional. Dalam kompetisi tersebut, Tim Narantaka berhasil meraih peringkat 5 pada kategori ISS Run (Main Event) serta Juara 3 pada kategori Simulation Run (Side Event).
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) resmi menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi material global, CNGR, dalam sebuah forum diskusi yang diselenggarakan di Changsha, Tiongkok, pada 9–12 Maret 2026. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada 10 Maret 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia–China Business Dialogue yang mempertemukan berbagai pihak dari sektor akademik dan industri untuk memperkuat kolaborasi strategis.
Seperti yang kita ketahui, kendaraan yang kita gunakan tentu membutuhkan jalan berlapis aspal untuk menunjang mobilitasnya. Jalan yang berlubang tentu akan mengurangi kenyamanan berkendara dan dapat menimbulkan kecelakaan yang berakibat fatal. Yuk, kenali penyebab jalanan beraspal di Indonesia dapat rusak!
Jumat, 6 Maret 2026—kunjungan dari MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 3 Sleman dihadiri oleh pihak FT UGM dan perwakilan guru dari MAN 3 Sleman. Bertempat di Ruang Jepara, diskusi dibuka dengan sambutan dari ketua rombongan yang menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diterima untuk berkunjung dan belajar. Beliau mengaku bahwa sebelum mantap untuk mengajukan studi banding dengan Fakultas Teknik, pihaknya telah melihat terlebih dahulu bagaimana suasana riil di lapangan. Setelah yakin, MAN 3 Sleman mengirimkan persuratan secara resmi untuk memulai ruang diskusi mengenai permasalahan pengelolaan sampah.
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Aktivitas vulkaniknya yang tinggi menyebabkan perubahan geomorfologi yang sangat dinamis, khususnya pada sistem sungai di lerengnya. Perubahan kecil pada dasar sungai dapat berdampak besar terhadap potensi aliran lahar yang mengancam kawasan permukiman di hilir. Oleh karena itu, pemantauan kondisi sungai di kawasan Merapi perlu dilakukan secara berkelanjutan dan berbasis data jangka panjang.
Peresmian Gedung CUBE (Center for Collaborative and Unbounded Exploration) dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026. Gedung ini dibangun pada lahan bekas sekretariat Keluarga Mahasiswa Teknik Mesin (KMTM) dan Himpunanan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) dengan bangunan yang terdiri dari 2 lantai. Kegiatan diresmikan oleh Ketua DTMI periode 2021—2026, Prof. Ir. Budi Hartono dan Ketua DTMI periode 2026—2031, Ir. Muslim Mahardika, Ph.D. serta dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa DTMI UGM.
Masyarakat Gunungkidul, DI Yogyakarta dikejutkan dengan kemunculan dua sinkhole dalam waktu berdekatan pada awal Januari 2026. Lubang pertama muncul pada 7 Januari 2026 di area rumah warga. Selang beberapa hari kemudian, sinkhole kedua terbentuk di lahan pertanian terbuka dengan jarak sekitar 12km dari lokasi pertama.
Mineral logam tanah jarang atau Rare Earth Elements (REE) kini semakin menempati posisi strategis dalam peta industri global. Mineral ini menjadi komponen penting dalam mesin jet pesawat tempur dan pesawat komersial, sistem senjata rudal, hingga berbagai perangkat teknologi modern. Tak hanya di sektor pertahanan, REE juga digunakan dalam industri elektronik, sistem pendeteksi bawah laut, pertahanan antirudal, perangkat pelacak, pembangkit energi satelit, serta sistem komunikasi mutakhir. Singkatnya, mineral ini berada di balik banyak teknologi yang menopang kehidupan modern dan keamanan nasional.
Karimunjawa dikenal sebagai surga wisata bahari. Namun di balik laut birunya, tersimpan persoalan sampah yang terus menumpuk. Pulau kecil dengan arus wisatawan yang tinggi itu menghasilkan limbah setiap hari. Sayangnya, sistem pengelolaan sampah di pulau tersebut belum sepenuhnya optimal.