Volume sampah styrofoam di Indonesia yang terus menumpuk setiap tahun mendorong lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada merancang material pengemasan baru bernama MUSHFOAM. Berbeda dari styrofoam konvensional yang butuh ratusan tahun untuk terurai, material ini dibangun dari jalinan miselium jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) yang tumbuh mengikat limbah pertanian menjadi lembaran padat, ringan, dan dapat dikomposkan setelah dipakai.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
JOMBANG — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada turut ambil bagian dalam mendukung kegiatan “Bakti Sosial Edukasi Lingkungan Bersih dan Sehat” yang diinisiasi oleh Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Angkatan 1982 (FK’82) di Pondok Pesantren Darul ‘Ulum, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (5/9). Dalam kegiatan yang dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Ova Emilia, Fakultas Teknik hadir memberikan dukungan pemaparan materi pengolahan sampah mandiri serta menyerahkan 100 tumbler ramah lingkungan bagi pengurus, guru, dan santri guna mendorong terciptanya ekosistem pesantren yang bersih dan berkelanjutan. Kontribusi ini melengkapi bantuan dari FK’82 untuk mendorong pengelolaan sampah mandiri di lingkungan Pondok Pesantren Darul ‘Ulum berupa 1400 foldable lunchbox untuk santri, 10 set tempat sampah pilah, dan 20 set ember tumpuk untuk komposter sampah organik.
Wonosobo, 29 Juli 2026 – Tim lintas disiplin Universitas Gadjah Mada (UGM) melatih masyarakat mengelola sampah menggunakan teknologi insinerator di Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang melibatkan Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, Fakultas Kehutanan, dan mahasiswa KKN-PPM UGM Samuhita Kalikajar 2026 tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menangani sampah secara lebih tertata, aman, dan berkelanjutan.
Tim PKM-PI SIPROTEX Universitas Gadjah Mada melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) berhasil merancang inovasi dan mengimplementasikan ALAT SIPROTEX (Sistem Integrasi Proses dan Roll Textile) di Sentra Batik Sutari, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Inovasi ini dirancang untuk mengintegrasikan tiga tahapan produksi batik, meliputi pewarnaan, pelorotan malam, dan pemerasan kain dalam satu alat untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas proses produksi batik.
Moskwa, Rusia — Dua delegasi Indonesia dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Nisma Islami Maharani dan Wahyu Amalia Nurbaiti, memperkuat kapasitas sumber daya manusia Indonesia di bidang radiokimia, teknologi nuklir, dan transisi energi melalui International Summer School on Radiochemistry (ISSR) 2026 di Lomonosov Moscow State University (MSU), Moskwa. Selama program intensif 10 hari yang diselenggarakan MSU bersama ROSATOM, keduanya bergabung dengan lebih dari 40 peneliti, profesor, dan spesialis dari berbagai negara untuk mempelajari aplikasi nuklir melalui kuliah teknis, praktik laboratorium, diskusi ilmiah, serta kunjungan ke fasilitas riset strategis.
Wonosobo, 29 Juli 2026 – Universitas Gadjah Mada bersama Pemerintah Kecamatan Kalikajar menyelenggarakan pelatihan penanaman, budidaya, perawatan, dan pengolahan awal bambu di Desa Bowongso, Butuh, dan Butuh Kidul, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan bambu sebagai komoditas bernilai ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan melalui penerapan mesin bilah bambu portabel.
“…, Karena mungkin, empat tahun di universitas memang tidak pernah dimaksudkan untuk membuat kita mengetahui seluruh jawaban. Akan tetapi, universitas mengajarkan kita bagaimana cara mencari jawabannya,” ujar Kayla Zahra Ramadhany dalam pidato kelulusannya di Grha Sabha Pramana UGM, Rabu (20/8/2026).
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Breast Cancer Integrated Theranostics (BREIT), sebuah smart wearable yang dirancang untuk membantu memetakan kondisi jaringan payudara sekaligus mengeksplorasi pendekatan pendukung terapi kanker.
Perubahan pola aktivitas, rutinitas, dan kondisi fisiologis pada gangguan bipolar dapat muncul secara bertahap dan tidak selalu disadari sejak awal. Berangkat dari tantangan tersebut, tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan BIPO-SENSE, prototipe sistem bantu pemantauan risiko dini yang dirancang untuk membantu pengguna dan pendamping mengenali perubahan pola lebih awal tanpa menggantikan diagnosis atau keputusan tenaga profesional.
Tim Felyhart Universitas Gadjah Mada melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) berinovasi mengubah limbah ampas tebu menjadi produk pasir kucing bernilai tambah. Inovasi ini dirancang untuk membantu pemantauan awal perubahan pH urine kucing yang dapat berkaitan dengan kondisi saluran kemih, sekaligus menjadi alternatif terhadap produk konvensional yang sulit terurai dan menghasilkan banyak debu, seperti pasir kucing berbahan bentonite.