Volume sampah styrofoam di Indonesia yang terus menumpuk setiap tahun mendorong lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada merancang material pengemasan baru bernama MUSHFOAM. Berbeda dari styrofoam konvensional yang butuh ratusan tahun untuk terurai, material ini dibangun dari jalinan miselium jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) yang tumbuh mengikat limbah pertanian menjadi lembaran padat, ringan, dan dapat dikomposkan setelah dipakai.
PKM2026
Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Universitas Gadjah Mada melalui penelitian bertajuk “Analisis Tren Komunitas Pelari di Jogja melalui Kajian Sosial-Spasial dalam Perspektif Kewilayahan” tengah mengkaji perkembangan aktivitas komunitas pelari serta pola pemanfaatan ruang publik di Kota Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana aktivitas lari tidak hanya berkembang sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi fenomena sosial yang membentuk interaksi, pola navigasi, dan pemaknaan terhadap ruang perkotaan.
Tim PKM-PI SIPROTEX Universitas Gadjah Mada melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) berhasil merancang inovasi dan mengimplementasikan ALAT SIPROTEX (Sistem Integrasi Proses dan Roll Textile) di Sentra Batik Sutari, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Inovasi ini dirancang untuk mengintegrasikan tiga tahapan produksi batik, meliputi pewarnaan, pelorotan malam, dan pemerasan kain dalam satu alat untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas proses produksi batik.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Breast Cancer Integrated Theranostics (BREIT), sebuah smart wearable yang dirancang untuk membantu memetakan kondisi jaringan payudara sekaligus mengeksplorasi pendekatan pendukung terapi kanker.
Perubahan pola aktivitas, rutinitas, dan kondisi fisiologis pada gangguan bipolar dapat muncul secara bertahap dan tidak selalu disadari sejak awal. Berangkat dari tantangan tersebut, tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan BIPO-SENSE, prototipe sistem bantu pemantauan risiko dini yang dirancang untuk membantu pengguna dan pendamping mengenali perubahan pola lebih awal tanpa menggantikan diagnosis atau keputusan tenaga profesional.
Tim Felyhart Universitas Gadjah Mada melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) berinovasi mengubah limbah ampas tebu menjadi produk pasir kucing bernilai tambah. Inovasi ini dirancang untuk membantu pemantauan awal perubahan pH urine kucing yang dapat berkaitan dengan kondisi saluran kemih, sekaligus menjadi alternatif terhadap produk konvensional yang sulit terurai dan menghasilkan banyak debu, seperti pasir kucing berbahan bentonite.
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Sistem Informasi Belmawa (Simbelmawa).