Yogyakarta (10/9/2026) — Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan inovasi di bidang energi melalui pemanfaatan jerami padi dan limbah grafit sebagai material untuk pengembangan anoda baterai ion-natrium. Kelima mahasiswa tersebut tergabung dalam Tim PKM Riset Eksakta (PKM-RE) Carbonova yang berupaya mengembangkan alternatif material baterai sekaligus memberikan nilai tambah pada limbah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
PKM2026
Penyakit periodontal masih menjadi salah satu persoalan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi penyakit periodontal di Indonesia mencapai 74,1 persen. Kondisi tersebut bahkan banyak ditemukan pada kelompok usia remaja.
Di ambang tenggelam, Muara Baru menghadapi ancaman banjir rob yang semakin nyata. Kenaikan muka air laut yang disertai penurunan muka tanah membuat kawasan pesisir Jakarta semakin rentan diterjang banjir rob. Persoalan ini menjadi semakin serius karena kawasan ini bukan sekadar permukiman pesisir, melainkan salah satu pusat aktivitas ekonomi kelautan yang strategis.
Tim OSTOSENSE Universitas Gadjah Mada melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) berhasil merancang inovasi sistem deteksi dini kebocoran kantong stoma yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) dan mampu berjalan secara lokal pada perangkat tanpa bergantung pada internet. Inovasi ini dirancang untuk membantu pasien stoma mendeteksi kebocoran sebelum benar-benar terjadi, sekaligus memberikan notifikasi kebocoran aktual secara real-time melalui pemantauan jarak jauh.
Volume sampah styrofoam di Indonesia yang terus menumpuk setiap tahun mendorong lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada merancang material pengemasan baru bernama MUSHFOAM. Berbeda dari styrofoam konvensional yang butuh ratusan tahun untuk terurai, material ini dibangun dari jalinan miselium jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) yang tumbuh mengikat limbah pertanian menjadi lembaran padat, ringan, dan dapat dikomposkan setelah dipakai.
Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Universitas Gadjah Mada melalui penelitian bertajuk “Analisis Tren Komunitas Pelari di Jogja melalui Kajian Sosial-Spasial dalam Perspektif Kewilayahan” tengah mengkaji perkembangan aktivitas komunitas pelari serta pola pemanfaatan ruang publik di Kota Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana aktivitas lari tidak hanya berkembang sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi fenomena sosial yang membentuk interaksi, pola navigasi, dan pemaknaan terhadap ruang perkotaan.
Tim PKM-PI SIPROTEX Universitas Gadjah Mada melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) berhasil merancang inovasi dan mengimplementasikan ALAT SIPROTEX (Sistem Integrasi Proses dan Roll Textile) di Sentra Batik Sutari, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Inovasi ini dirancang untuk mengintegrasikan tiga tahapan produksi batik, meliputi pewarnaan, pelorotan malam, dan pemerasan kain dalam satu alat untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas proses produksi batik.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Breast Cancer Integrated Theranostics (BREIT), sebuah smart wearable yang dirancang untuk membantu memetakan kondisi jaringan payudara sekaligus mengeksplorasi pendekatan pendukung terapi kanker.
Perubahan pola aktivitas, rutinitas, dan kondisi fisiologis pada gangguan bipolar dapat muncul secara bertahap dan tidak selalu disadari sejak awal. Berangkat dari tantangan tersebut, tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan BIPO-SENSE, prototipe sistem bantu pemantauan risiko dini yang dirancang untuk membantu pengguna dan pendamping mengenali perubahan pola lebih awal tanpa menggantikan diagnosis atau keputusan tenaga profesional.
Tim Felyhart Universitas Gadjah Mada melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) berinovasi mengubah limbah ampas tebu menjadi produk pasir kucing bernilai tambah. Inovasi ini dirancang untuk membantu pemantauan awal perubahan pH urine kucing yang dapat berkaitan dengan kondisi saluran kemih, sekaligus menjadi alternatif terhadap produk konvensional yang sulit terurai dan menghasilkan banyak debu, seperti pasir kucing berbahan bentonite.