Material ramah lingkungan yang menyerupai kaca, tetapi lebih ringan, aman, dan mampu mendinginkan bangunan? Inilah inovasi yang tengah dikembangkan oleh Dr. Ir. Nur Abdillah Siddiq, S.T., IPP. bersama tim Departemen Teknik Nuklir dan Fisika (DTNTF), Fakultas Teknik UGM.
SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Salah satu tantangan terbesar dalam pemodelan kota terletak pada skala pekerjaannya. Memodelkan ribuan hingga jutaan bangunan secara manual bukan hanya tidak efisien, tetapi juga sangat rentan terhadap kesalahan.
Menjawab tantangan tersebut, Calvin Wijaya, S.T., M.Eng., dosen Teknik Geodesi UGM, mengembangkan DREAM 3D City (Digital Reconstruction Editing and Modelling 3D City). Dikembangkan di bawah naungan grup riset GEO AI Twin Verse, aplikasi ini hadir sebagai terobosan dalam teknologi pemodelan kota 3D yang lebih cepat dan efisien.
Pernahkah kalian mendengar sick building syndrom? Bangunan gedung yang dari luar terlihat modern ternyata menyimpan udara yang dapat menyebabkan penghuninya cepat merasa lelah, sakit kepala, dan sulit fokus. Karena permasalahan ini, munculah solusi yang inovatif dan futuristik bernama Algaetree. Algaetree merupakan pohon cair yang memanfatkan teknologi berbasis mikroalga. Algaetree dapat menangkap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen segar selayaknya pohon pada umumnya. Lebih hebat lagi, Algaetree jauh lebih efisien karena mikroalga dapat menyerap 25 kali karbon dioksida lebih banyak dibandingkan dengan tanaman biasa. Satu unit Algaetree memiliki kapasitas 100 liter mampu menangkap 35 kg karbon dioksida pada setiap tahunnya, hal ini setara dengan empat pohon akasia dewasa. Algaetree tidak hanya menyerap karbon tetapi juga dapat menghasilkan oksigen, menghasilkan biomasa untuk bidang farmasi, pangan, dan bioenergi.
Yogyakarta, 1 April 2026 – Dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Prof. Ir. Selo, menerima kunjungan PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) di Gedung SGLC FT UGM. Pertemuan ini membahas rencana kerja sama pengolahan limbah baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) menjadi material bernilai melalui riset dan pemanfaatan fasilitas laboratorium FT UGM. Kunjungan ini menjadi langkah lanjutan dari diskusi sebelumnya untuk memperkuat peran ilmu pengetahuan dalam menjawab tantangan energi dan lingkungan.
Artificial Intelligence (AI) menciptakan banyak perubahan di kehidupan kita, seperti bagaimana kiita berevolusi dan berinterikasi dengan sesama. Setiap menusia memiliki kepekaan, gaya bicara, keterampilan, pengetahuan dan perilaku yang unik sehingga manusia menjadi berbeda anatara satu dengan lainnya. Lantas, bagaimana generatif AI bisa membantu seseorang bisa mendokumentasikan diri dan memahami lebih dalam mengenai siapa dirinya?
Cross Laminated Timber (CLT) Nusantara merupakan bangunan eco house yang menjadi bentuk nyata riset-riset di Fakultas Teknik terkait dengan bangunan hijau atau green construcition. CLT memanfaatkan kayu akasia rekayasa yang dapat diperoleh dengan merekatkan papan-papan kayu akasia tipis menggunakan sambungan khusus. Kayu akasia yang mulanya merupakan limbah atau waste dimanfaatkan menjadi papan yang tidak hanya sebagai nonstruktural tetapi juga dapat bernilai sebagai struktural dengan menjadikannya dinding dan lantai.
Tahukah kamu apa itu Fenomena informalitas? Fenomena informalitas sering kita temui di tempat-tempat yang kita kunjungi dan sudut kota yang kita singgahi. Informalitas merupakan fenomena yang sering kita temui di kota-kota pada negara berkembang, contoh yang sering kita temui pada fenomena ini adalah Pedagang Kaki Lima (PKL). Pedagang kaki lima memanfaatkan ruang publik dengan tujuan dapat mengakses aksesibilitas dan visibilitas yang lebih baik. Hal inilah yang memunculkan masalah baru, kehadiran PKL menjadi ancaman bagi ketertiban publik dan memaksa pemerintah memberikan solusi terbaik untuk masalah ini.
Indonesia masih menghadapi persoalan strategis dalam pengelolaan sampah. Indonesia masih menghadapi persoalan strategis dalam pengelolaan sampah. Produksi sampah nasional yang mencapai sekitar 70 juta ton per tahun (CNBB, 2025) tidak hanya menjadi isu kebersihan semata, tetapi juga mencerminkan urgensi perbaikan dalam sistem pengelolaan lingkungan dan sumber daya.
Tim Narantaka dari Gadjah Mada Aerospace Team (GMAT) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kibo Robot Programming Challenge (Kibo-RPC) 2026, sebuah kompetisi pemrograman robot tingkat internasional. Dalam kompetisi tersebut, Tim Narantaka berhasil meraih peringkat 5 pada kategori ISS Run (Main Event) serta Juara 3 pada kategori Simulation Run (Side Event).
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) resmi menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi material global, CNGR, dalam sebuah forum diskusi yang diselenggarakan di Changsha, Tiongkok, pada 9–12 Maret 2026. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada 10 Maret 2026 sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia–China Business Dialogue yang mempertemukan berbagai pihak dari sektor akademik dan industri untuk memperkuat kolaborasi strategis.