Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Universitas Gadjah Mada melalui penelitian bertajuk “Analisis Tren Komunitas Pelari di Jogja melalui Kajian Sosial-Spasial dalam Perspektif Kewilayahan” tengah mengkaji perkembangan aktivitas komunitas pelari serta pola pemanfaatan ruang publik di Kota Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana aktivitas lari tidak hanya berkembang sebagai kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi fenomena sosial yang membentuk interaksi, pola navigasi, dan pemaknaan terhadap ruang perkotaan.
Tim PKM-PI SIPROTEX Universitas Gadjah Mada melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) berhasil merancang inovasi dan mengimplementasikan ALAT SIPROTEX (Sistem Integrasi Proses dan Roll Textile) di Sentra Batik Sutari, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Inovasi ini dirancang untuk mengintegrasikan tiga tahapan produksi batik, meliputi pewarnaan, pelorotan malam, dan pemerasan kain dalam satu alat untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas proses produksi batik.
“…, Karena mungkin, empat tahun di universitas memang tidak pernah dimaksudkan untuk membuat kita mengetahui seluruh jawaban. Akan tetapi, universitas mengajarkan kita bagaimana cara mencari jawabannya,” ujar Kayla Zahra Ramadhany dalam pidato kelulusannya di Grha Sabha Pramana UGM, Rabu (20/8/2026).
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Breast Cancer Integrated Theranostics (BREIT), sebuah smart wearable yang dirancang untuk membantu memetakan kondisi jaringan payudara sekaligus mengeksplorasi pendekatan pendukung terapi kanker.
Perubahan pola aktivitas, rutinitas, dan kondisi fisiologis pada gangguan bipolar dapat muncul secara bertahap dan tidak selalu disadari sejak awal. Berangkat dari tantangan tersebut, tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan BIPO-SENSE, prototipe sistem bantu pemantauan risiko dini yang dirancang untuk membantu pengguna dan pendamping mengenali perubahan pola lebih awal tanpa menggantikan diagnosis atau keputusan tenaga profesional.
Tim Felyhart Universitas Gadjah Mada melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) berinovasi mengubah limbah ampas tebu menjadi produk pasir kucing bernilai tambah. Inovasi ini dirancang untuk membantu pemantauan awal perubahan pH urine kucing yang dapat berkaitan dengan kondisi saluran kemih, sekaligus menjadi alternatif terhadap produk konvensional yang sulit terurai dan menghasilkan banyak debu, seperti pasir kucing berbahan bentonite.
Lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada lintas fakultas berhasil mengembangkan PRIME (Phantom Realistic Instruction Model for Extraction), sebuah simulator latihan pencabutan gigi berbasis dental phantom yang dilengkapi sistem tahanan elektromagnetik terkontrol. Produk ini menjadi solusi inovatif untuk mengatasi keterbatasan media latihan preklinik yang selama ini belum mampu menghadirkan sensasi pencabutan menyerupai kondisi klinis nyata.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melakukan kunjungan kerja sama ke Tomsk Polytechnic University (TPU), Rusia, untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, pelatihan, dan riset teknologi nuklir. Kunjungan ini menjadi kunjungan pertama perwakilan UGM ke TPU setelah kedua institusi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pada 2026. Delegasi FT UGM dipimpin oleh Dekan FT UGM, Selo Sulistyo, bersama Alexander Agung, Kepala Laboratorium Teknologi Energi Nuklir Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika FT UGM.
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Sistem Informasi Belmawa (Simbelmawa).
Mahasiswa KKN-PPM UGM Tim Biduk Biduk Berlabuh, Sub-unit Kampung Teluk Sulaiman, Tafwid Mahabbah, melaksanakan program kerja berupa pembuatan peta estimasi cadangan karbon di Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Program ini bertujuan memberikan gambaran awal mengenai persebaran dan potensi cadangan karbon pada tutupan vegetasi di wilayah kampung sebagai informasi pendukung dalam pengelolaan lingkungan dan kawasan hutan.