Dalam menghadapi tantangan yang terjadi di kehidupan kita, seringkali dibutuhkan strategi yang dapat menyelesaikan masalah secara efektif dan efisien. Riset menemukan instrumen baru yang bernama project complexity measurement untuk menjawab tantangan itu. Dengan sistem yang telah tervalidasi, project complexity measurement mengukur seberapa sulit sebuah proyek perlu dikelola.
sdg
Pernahkah kalian mendengar sick building syndrom? Bangunan gedung yang dari luar terlihat modern ternyata menyimpan udara yang dapat menyebabkan penghuninya cepat merasa lelah, sakit kepala, dan sulit fokus. Karena permasalahan ini, munculah solusi yang inovatif dan futuristik bernama Algaetree. Algaetree merupakan pohon cair yang memanfatkan teknologi berbasis mikroalga. Algaetree dapat menangkap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen segar selayaknya pohon pada umumnya. Lebih hebat lagi, Algaetree jauh lebih efisien karena mikroalga dapat menyerap 25 kali karbon dioksida lebih banyak dibandingkan dengan tanaman biasa. Satu unit Algaetree memiliki kapasitas 100 liter mampu menangkap 35 kg karbon dioksida pada setiap tahunnya, hal ini setara dengan empat pohon akasia dewasa. Algaetree tidak hanya menyerap karbon tetapi juga dapat menghasilkan oksigen, menghasilkan biomasa untuk bidang farmasi, pangan, dan bioenergi.
Artificial Intelligence (AI) menciptakan banyak perubahan di kehidupan kita, seperti bagaimana kiita berevolusi dan berinterikasi dengan sesama. Setiap menusia memiliki kepekaan, gaya bicara, keterampilan, pengetahuan dan perilaku yang unik sehingga manusia menjadi berbeda anatara satu dengan lainnya. Lantas, bagaimana generatif AI bisa membantu seseorang bisa mendokumentasikan diri dan memahami lebih dalam mengenai siapa dirinya?
Cross Laminated Timber (CLT) Nusantara merupakan bangunan eco house yang menjadi bentuk nyata riset-riset di Fakultas Teknik terkait dengan bangunan hijau atau green construcition. CLT memanfaatkan kayu akasia rekayasa yang dapat diperoleh dengan merekatkan papan-papan kayu akasia tipis menggunakan sambungan khusus. Kayu akasia yang mulanya merupakan limbah atau waste dimanfaatkan menjadi papan yang tidak hanya sebagai nonstruktural tetapi juga dapat bernilai sebagai struktural dengan menjadikannya dinding dan lantai.
Tahukah kamu apa itu Fenomena informalitas? Fenomena informalitas sering kita temui di tempat-tempat yang kita kunjungi dan sudut kota yang kita singgahi. Informalitas merupakan fenomena yang sering kita temui di kota-kota pada negara berkembang, contoh yang sering kita temui pada fenomena ini adalah Pedagang Kaki Lima (PKL). Pedagang kaki lima memanfaatkan ruang publik dengan tujuan dapat mengakses aksesibilitas dan visibilitas yang lebih baik. Hal inilah yang memunculkan masalah baru, kehadiran PKL menjadi ancaman bagi ketertiban publik dan memaksa pemerintah memberikan solusi terbaik untuk masalah ini.
Yogyakarta, 30 Maret 2026–Fakultas Teknik mengadakan kegiatan rutin Syawalan dan halalbihalal pada hari pertama perkuliahan setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan Syawalan diikuti oleh seluruh pengurus Fakultas Teknik, dosen, serta tenaga kependidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga silaturahmi antarsivitas akademika selama berdinamika di kampus.
Tak pernah berhenti berkarya, mahasiswa arsitektur Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) berhasil meraih posisi kedua dalam Kompetisi Desain Mahasiswa tingkat Nasional SEPEKAN yang diselenggarakan oleh Universitas Atmajaya Yogyakarta. Mengangkat tema pendidikan, Athaya Septiana Maharani dan Yudha Dwi Anggara (Arsitektur 23) menghadirkan ruang transisi bagi mereka yang hidup tanpa kesempatan untuk mereka yang hidup tanpa memiliki kesempatan menempuh pendidikan formal.
Munculnya konflik antara Negara Iran dengan Israel menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas pasokan energi secara global. Jalur perdagangan minyak di sekitar Selat Hormuz mengalami gangguan yang memicu lonjakan harga minyak dan kestabilan teknologi di berbagai negara. Pakar studi energi Universitas Gadjah Mada, Dr. Ir. Rachmawan Budiarto, S. T., M. T., IPU berpendapat bahwa kondisi ini berpotensi mengganggu ketahanan energi nasional terutama menipisnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Seperti yang kita ketahui, kendaraan yang kita gunakan tentu membutuhkan jalan berlapis aspal untuk menunjang mobilitasnya. Jalan yang berlubang tentu akan mengurangi kenyamanan berkendara dan dapat menimbulkan kecelakaan yang berakibat fatal. Yuk, kenali penyebab jalanan beraspal di Indonesia dapat rusak!
Jumat, 6 Maret 2026—kunjungan dari MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 3 Sleman dihadiri oleh pihak FT UGM dan perwakilan guru dari MAN 3 Sleman. Bertempat di Ruang Jepara, diskusi dibuka dengan sambutan dari ketua rombongan yang menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diterima untuk berkunjung dan belajar. Beliau mengaku bahwa sebelum mantap untuk mengajukan studi banding dengan Fakultas Teknik, pihaknya telah melihat terlebih dahulu bagaimana suasana riil di lapangan. Setelah yakin, MAN 3 Sleman mengirimkan persuratan secara resmi untuk memulai ruang diskusi mengenai permasalahan pengelolaan sampah.