Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar wisuda periode III tahun ajaran 2025/2026 pada 20 Mei 2026 di Grha Sabha Pramana (GSP). Kegiatan berlangsung secara tertib dan khitmad dengan diikuti oleh enam fakultas, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Filsafat, Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Kegiatan Wisuda ini tak hanya diperuntukkan untuk calon wisudawan tetapi juga dihadiri oleh orang tua dan wali.
Rangkaian wisuda periode ini berjalan dengan baik dan lancar, Fakultas Teknik meluluskan 134 wisudawan yang terdiri dari berbagai program studi. Salah satu wisudawan bernama Muhammad Irsyad Hidayatullah dari Prodi Teknik Mesin dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95. Tak hanya memiliki IPK yang nyaris sempurna, Irsyad berhasil menamatkan perkuliahan S1 di FT UGM dengan masa studi 3 tahun 8 bulan 5 hari.
Prestasi membanggakan lainnya ditorehkan oleh Putri Qumaydah dari Teknik Industri yang berhasil menjadi Wisudawan Tercepat dengan masa studi 3 tahun 5 bulan 14 hari. Gelar Wisudawan Termuda disandang oleh Jovian Aksel Aurelio dari Teknik Industri yang berhasil lulus di umur 20 tahun 9 bulan 26 hari. Prestasi Wisudawan ini dihatapkan menjadi pemacu semangat Sobat Teknik untuk menorehkan prestasi di berbagai bidang.
Dalam rangkaian acaranya, wisuda dibuka dengan sambutan oleh Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG (K), Ph.D., yang memberikan pidato mengenai pentingnya menjaga komitmen terhadap ilmu pengetahuan dan menjunjung tinggi almamater.
“Dalam menjalankan tugas profesional Saudara, hendaknya juga mendahulukan kesadaran bertanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia secara khusus dan untuk dunia secara umum—sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pancasila,” tuturnya dalam amanat Wakil Rektor (25/2/2026).Acara dilanjutkan dengan pengalungan samir dan pemindahan tali toga dari kiri ke kanan kepada perwakilan calon wisudawan diikuti seluruh peserta wisuda. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan oleh perwakilan mahasiswa oleh Siham Hamda Zaula dari Fakultas Peternakan.
Terdapat pula sambutan dari Dewan Pakar Pengurus Pusat Kagama sekaligus Alumnus FEB UGM angkatan 1989, Anies Rasyid Baswedan. Anies mengajak wisudawan untuk menjadi lulusan yang dapat memandang kehidupan secara realistis sekaligus penuh dengan harapan. Di tengah situasi ekonomi yang bergejolak, pasar kerja menjadi kompotitif sehingga menjadikan generasi ini menjadi lebih tangguh. Tantangan yang ada tidak untuk ditakuti, melainkan ruang pembelajaran membentuk ketahanan diri. “Generasi yang lulus di masa sulit sering kali menjadi generasi yang paling kuat karena mereka belajar bertahan, belajar membaca keadaan, dan belajar tumbuh di tengah keterbatasan,” tuturnya.
Wisudawan melanjutkan perjalanannya menuju ke Fakultas Teknik dengan disambut oleh supporter masing-masing. Momen wisuda menjadi hal yang membanggakan dan tak terlupakan. Kenangan selama berkuliah di FT UGM akan menjadi pengalaman berharga untuk setiap wisudawan yang melepaskan status mahasiswanya. (Humas FT: Haniifah Multivana)