
Pada tanggal 1 Juni 2026, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila dan bersamaan dengan kegiatan Indonesian Day, Prof. Selo selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) bersama Prof. Ali Awaludin selaku Wakil Dekan FT UGM dan Prof. Indra Perdana sebagai peneliti FT UGM menghadiri pertemuan di RWTH Aachen University, Jerman sebagai bagian dari Circular Economy Scholarship Program (CESP). CESP adalah program kerja sama Indonesia-Jerman dalam rangka pengembangan sumber daya manusia di bidang circular economy limbah elektronik (e-waste). Program yang melibatkan tiga perguruan tinggi di Indonesia (UGM, Universitas Diponegoro, dan Institut Teknologi Bandung) ini memberikan kesempatan studi doktoral di RWTH Aachen University di bidang-bidang yang terkait dengan pengelolaan e-waste melalui pembimbingan bersama (joint-supervision). Pertemuan ini menjadi forum pemaparan kemajuan studi dan riset dari 11 kandidat doktor yang saat ini sedang menempuh pendidikan di RWTH Aachen University. Tiga di antaranya berasal dari UGM yaitu, Alam Dewantoro Jati dibimbing oleh Prof. Bernd Friedrich dan Prof. Indra Perdana (Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik), Sinta Uri El Hakim dibimbing oleh Prof. Tobias Kleinert dan Dr. Sunu Wibirama (Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik), dan Jovita Angela dibimbing oleh Prof. Dr. rer.pol. Grit Walther dan Prof. Bertha Maya Sopha (Departemen Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik). Ketiganya merupakan pengajar dan calon pengajar di UGM yang dipersiapkan untuk memperkuat riset dan pengembangan di bidang daur ulang limbah elektronik dan ekonomi sirkular, tidak hanya bagi Fakultas Teknik UGM, tetapi juga Sekolah Vokasi, serta Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM.

Pertemuan yang juga melibatkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Jerman di Berlin ini merupakan bagian dari upaya mempererat kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Jerman, khususnya terkait ekonomi sirkular. Duta Besar Reprublik Indonesia untuk Jerman, H.E. Adul Kadir Jailani, yang turut hadir bersama para peneliti dari RWTH Aachen University dan perwakilan perguruan tinggi Indonesia, menyoroti pentingnya kolaborasi akademik jangka panjang dan pertukaran pengetahuan internasional dalam upaya mendukung pengembangan circular economy, khususnya terkait limbah elektronik. Secara bersama disepakati bahwa pengembangan sumber daya manusia yang tengah dilakukan perlu diupayakan dapat berlangsung secara berkelanjutan melalui berbagai skema pendanaan dan menjadi embrio bagi terbentuknya circular economy center di Indonesia.

Pada kesempatan secara terpisah, Dekan FT UGM juga terlibat dalam agenda “Concerning Cooperation in the Field of Education and Research on Semiconductor” yang diselenggarakan oleh KBRI bersama RWTH Aachen University. Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama pendidikan dan riset di bidang semikonduktor, termasuk arah pengembangan riset semikonduktor di Indonesia. Agenda ini menjadi bagian dari langkah strategis UGM dalam memperluas kontribusi akademik pada bidang teknologi maju, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan ekosistem riset dan inovasi nasional.
Selain memenuhi undangan agenda CESP, kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi FT UGM untuk memelihara kerja sama akademik dan riset dengan RWTH Aachen University yang telah cukup lama terjalin dengan baik. (Kontributor: Sinta Uri El Hakim, Jovita Angela, Editor: Franky Argus Adiwena)