Wonosobo, 29 Juli 2026 – Tim lintas disiplin Universitas Gadjah Mada (UGM) melatih masyarakat mengelola sampah menggunakan teknologi insinerator di Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang melibatkan Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, Fakultas Kehutanan, dan mahasiswa KKN-PPM UGM Samuhita Kalikajar 2026 tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menangani sampah secara lebih tertata, aman, dan berkelanjutan.
KKN
Wonosobo, 29 Juli 2026 – Universitas Gadjah Mada bersama Pemerintah Kecamatan Kalikajar menyelenggarakan pelatihan penanaman, budidaya, perawatan, dan pengolahan awal bambu di Desa Bowongso, Butuh, dan Butuh Kidul, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan bambu sebagai komoditas bernilai ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan melalui penerapan mesin bilah bambu portabel.
Mahasiswa KKN-PPM UGM Tim Biduk Biduk Berlabuh, Sub-unit Kampung Teluk Sulaiman, Tafwid Mahabbah, melaksanakan program kerja berupa pembuatan peta estimasi cadangan karbon di Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Program ini bertujuan memberikan gambaran awal mengenai persebaran dan potensi cadangan karbon pada tutupan vegetasi di wilayah kampung sebagai informasi pendukung dalam pengelolaan lingkungan dan kawasan hutan.
Tim Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Mengukir Samosir menyelenggarakan program pembuatan dan penyerahan Peta Penutup Lahan dan Penggunaan Lahan di Desa Sialanguan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Program pemetaan ini digagas untuk menjawab persoalan
minimnya basis data geospasial di tingkat desa, sekaligus menjadi pilar utama yang mendukung perencanaan tata ruang dan optimalisasi potensi wilayah setempat.
Karimunjawa dikenal sebagai surga wisata bahari. Namun di balik laut birunya, tersimpan persoalan sampah yang terus menumpuk. Pulau kecil dengan arus wisatawan yang tinggi itu menghasilkan limbah setiap hari. Sayangnya, sistem pengelolaan sampah di pulau tersebut belum sepenuhnya optimal.
Di sudut Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, terdapat dua potensi alam yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat, Telaga Guyang Warak dan Goa Putri. Dahulu, keduanya sempat menjadi andalan wisata Desa Kendal. Namun kini, namanya kalah bersaing dengan destinasi lain di Pacitan.
“Pelajaran paling besar yang saya dapat dari KKN (Kuliah Kerja Nyata) adalah rasa ingin bermanfaat kepada masyarakat menjadi jauh lebih tinggi,” ujar M. Arief Maulana, mahasiswa Teknik Nuklir angkatan 2022, mengenang masa pengabdiannya di Desa Posi-Posi, Kecamatan Pulau Rao, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (11/2/2026).
Di jantung Desa Bantan Air, muncul sebuah masalah mendesak: pengelolaan sampah plastik yang mencemari lingkungan dan kurangnya infrastruktur desa yang tertata baik. Untuk mengatasi tantangan ini, program KKN-PPM dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah memulai inisiatif pembuatan alat pencetak eco-paving, yang menghasilkan paving block dari limbah plastik sebagai alternatif ramah lingkungan. Inisiatif ini bukan hanya sebagai respons terhadap krisis lingkungan, tetapi juga sebagai langkah menuju pembangunan berkelanjutan.
Pulau Pasi, sebuah pulau kecil di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dihuni oleh sekitar 4.000 jiwa yang tersebar di delapan dusun. Transportasi utama masyarakat di pulau ini adalah kapal sehingga keberadaan dermaga dan fasilitas penunjangnya menjadi urat nadi kehidupan sehari-hari.
Banyuwangi memiliki program “Banyuwangi Hijau” untuk mendukung pengelolaan sampah yang sirkular. Sementara sampah organik di Banyuwangi sudah dimanfaatkan menjadi kompos, sampah anorganik masih menjadi masalah. Akan tetapi, bagi Wahidhania Inna Yakut (Teknik Elektro, 2022) dari Tim KKN-PPM UGM SRONO 2025, sampah anorganik justru bisa menjadi pintu gerbang untuk menghadirkan perubahan.