Karimunjawa dikenal sebagai surga wisata bahari. Namun di balik laut birunya, tersimpan persoalan sampah yang terus menumpuk. Pulau kecil dengan arus wisatawan yang tinggi itu menghasilkan limbah setiap hari. Sayangnya, sistem pengelolaan sampah di pulau tersebut belum sepenuhnya optimal.
KKN
Di sudut Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, terdapat dua potensi alam yang pernah menjadi kebanggaan masyarakat, Telaga Guyang Warak dan Goa Putri. Dahulu, keduanya sempat menjadi andalan wisata Desa Kendal. Namun kini, namanya kalah bersaing dengan destinasi lain di Pacitan.
“Pelajaran paling besar yang saya dapat dari KKN (Kuliah Kerja Nyata) adalah rasa ingin bermanfaat kepada masyarakat menjadi jauh lebih tinggi,” ujar M. Arief Maulana, mahasiswa Teknik Nuklir angkatan 2022, mengenang masa pengabdiannya di Desa Posi-Posi, Kecamatan Pulau Rao, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara (11/2/2026).
Di jantung Desa Bantan Air, muncul sebuah masalah mendesak: pengelolaan sampah plastik yang mencemari lingkungan dan kurangnya infrastruktur desa yang tertata baik. Untuk mengatasi tantangan ini, program KKN-PPM dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah memulai inisiatif pembuatan alat pencetak eco-paving, yang menghasilkan paving block dari limbah plastik sebagai alternatif ramah lingkungan. Inisiatif ini bukan hanya sebagai respons terhadap krisis lingkungan, tetapi juga sebagai langkah menuju pembangunan berkelanjutan.
Pulau Pasi, sebuah pulau kecil di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, dihuni oleh sekitar 4.000 jiwa yang tersebar di delapan dusun. Transportasi utama masyarakat di pulau ini adalah kapal sehingga keberadaan dermaga dan fasilitas penunjangnya menjadi urat nadi kehidupan sehari-hari.
Banyuwangi memiliki program “Banyuwangi Hijau” untuk mendukung pengelolaan sampah yang sirkular. Sementara sampah organik di Banyuwangi sudah dimanfaatkan menjadi kompos, sampah anorganik masih menjadi masalah. Akan tetapi, bagi Wahidhania Inna Yakut (Teknik Elektro, 2022) dari Tim KKN-PPM UGM SRONO 2025, sampah anorganik justru bisa menjadi pintu gerbang untuk menghadirkan perubahan.
Air bersih adalah kebutuhan dasar manusia, tetapi bagi masyarakat pesisir Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mendapatkannya bukan perkara mudah. Di Kampung Bugis dan Senggarang, air tanah memang berlimpah, tetapi kualitasnya jauh dari layak konsumsi. Tanah di kampung tersebut didominasi dengan kandungan bauksit yang membuat air sumur berwarna keruh kemerahan. Berangkat dari isu tersebut, Audi Muthia Aqila dan Puspita Dewi Cahyani (Teknik Sipil, 2022) dari Tim KKN-PPM UGM Tanjungpinang 2025 memutuskan untuk membangun sistem filter air, “Tirtakamu”.
Kecamatan Buko Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah—kecamatan yang menyimpan segudang keindahan bahari dan berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan. Sayangnya, potensi ini terpendam akibat keterbatasan data spasial maupun informasi terkait potensi yang ada. Di sinilah urgensi Program Ekspedisi Lokasi Potensi Wisata Bahari yang digagas Muhammad Iqbal Halim (PWK, 2022) dari Tim KKN-PPM UGM Banggai Kepulauan 2025 menemukan titik pijaknya.
Kelompok KKN-PPM UGM Unit PBD 005 “Raja Ampat Berkisah”, yang telah 50 hari mengabdi di Kampung Jefman Timur dan Kampung Jefman Barat, Distrik Salawati Utara, Raja Ampat, resmi menuntaskan tugasnya pada Rabu (6/8/2024). Pelepasan tim berlangsung dalam suasana hangat bersama masyarakat setempat.
1 Juli 2025 — Duka mendalam menyelimuti Universitas Gadjah Mada (UGM), khususnya keluarga besar Fakultas Teknik, atas wafatnya Septian Eka Rahmadi, mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik UGM. Septian meninggal dunia dalam insiden kapal terbalik saat menjalankan tugas pengabdian masyarakat KKN-PPM di Maluku Tenggara, pada Selasa (1/7) pukul 15.28 WIT.