Yogyakarta, 14 April 2025 – Gedung Smart Green Learning Center (SGLC) Fakultas Teknik UGM pagi ini menjadi saksi semangat kolaborasi dan inovasi dari para insinyur Indonesia. Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) FT UGM menggelar Seminar Nasional Keinsinyuran 2025, yang menghadirkan 67 pemateri dari 13 bidang teknik dalam forum ilmiah yang berlangsung sepanjang hari secara intens dan inspiratif.
SDG 4: Pendidikan Berkualitas
Pada bulan Februari lalu, 14 mahasiswa lintas fakultas UGM menginisiasi program Kulik Tuntas: Kurikulum Lingkungan Berbasis Teknologi untuk Penyandang Disabilitas. Puluhan mahasiswa tersebut merupakan sebuah tim bernama Gamateli (Gadjah Mada Team for Environmental Issues) yang dipimpin oleh Aryanta Adri Herlangga (Teknik Sipil Angkatan 2022) serta dibimbing oleh Ni Nyoman Nepi Marleni, S.T, M.Sc., Ph.D.
Siapa bilang anak teknik hanya berkutat dengan rumus dan mesin? Alir membuktikan bahwa kreativitas dan logika bisa berjalan beriringan. Alir Bening Firdausi tercatat sebagai mahasiswi aktif Teknik Industri UGM angkatan 2021. Kendati demikian, Alir memiliki hobi yang cukup nyentrik, yaitu menulis cerita pendek dan puisi. Kegemarannya ini membuat dirinya kerap dijuluki “Mahasiswi Sastra Mesin” oleh teman-temannya.
Usai menyambut saudara serumpun dari Universitas Kebangsaan Malaysia pada Selasa (29/04), Fakultas Teknik kembali kedatangan tamu dari sebelah barat Indonesia. Kali ini, giliran 137 mahasiswa yang didampingi oleh beberapa dosen dari Institut Teknologi Sumatra (Itera) berkunjung ke Jalan Grafika pada Rabu (30/04).
Selasa (29/04), Fakultas Teknik (FT) kedatangan salah satu perguruan tinggi terbaik dari negeri tetangga, yaitu Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Dalam kunjungan kali ini, delegasi dari UKM diwakili perwakilan mahasiswa dan dosen dari program studi Sains Nuklear, Fakulti Sains & Teknologi.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia pada 2024, tingkat literasi masyarakat Indonesia masih termasuk rendah. Dilihat dari persentasenya, anak-anak Indonesia yang memperoleh pembacaan buku atau dongeng dari orang tuanya hanya sebesar 17,21%, sedangkan aktivitas membaca dan belajar hanya di angka 11,12%. Dengan data yang demikian, tentu situasi darurat literasi bukanlah hal yang dapat disepelekan. Sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca, terutama di kalangan mahasiswa, Literacy Center (Perpustakaan) Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI) UGM berkolaborasi dengan Yogyakarta Book Party mengadakan sebuah acara bertajuk PUSRENG (Perpustakaan Bareng) pada Minggu (27/04), bertempat Literacy Center DTMI UGM.
Seorang dosen melakukan berbagai aktivitas yang dinaungi oleh Tridharma. Mulai dari mengajar, pengabdian masyarakat, serta melakukan penelitian yang hasilnya kemudian dipublikasikan. Publikasi dilakukan pada berbagai media, baik berupa jurnal, prosiding, buku, maupun bentuk lainnya. Tentu saja setiap publikasi diharapkan memiliki dampak di dunia ilmiah, salah satunya dampak dalam bentuk sitasi.
Axel Urwawuska Atarubby, mahasiswa program studi Teknologi Informasi dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, meraih prestasi bersama timnya. Ia menggandeng beberapa rekannya lintas universitas dalam perlombaan internasional Espresso Global Hackathon pada Maret lalu.
“Kasus pagar laut, konflik agraria dan sengketa tanah, tumpang tindih izin dan hak atas tanah, alih fungsi lahan yang tidak terkendali, kerusakan lingkungan akibat penggunaan lahan yang tidak berkelanjutan, dan pembangunan infrastruktur yang menggunakan informasi spasial yang tidak tepat/valid adalah beberapa kasus yang sering kita dengar,” terang Prof. Dr. Ir. Harintaka, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., dalam pidatonya pada Pengukuhan Guru Besar di Grha Sabha Pramana, Kamis (24/4).
Yogyakarta, 23 April 2025 — Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan prosesi Wisuda Pascasarjana Periode III Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu pagi di Grha Sabha Pramana. Acara yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini menjadi momen bersejarah bagi 1.455 lulusan yang berhasil meraih gelar akademis pada jenjang Magister, Spesialis, Subspesialis, dan Doktor.