Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTSL FT UGM) melakukan komitmen dalam mewujudkan tata kelola lingkungan kampus yang berkelanjutan degan mengoptimalkan pengelolaan sampah yag berada di lingkungan DTSL. Program ini dijalankan guna mengolah limbah organik harian yang dihasilkan dari berbagai aktivitas di lingkungan departemen termasuk kantin.
Kegiatan operasional harian menunjukkan bahwa limbah organik sisa makanan yang ada di kantin DTSL memiliki rata-rata berat 3 sampai 4 kilogram per hari. Sementra itu, guguran sampah dedaunan dari kegiatan pemeliharaan ruang terbuka hijau menyentuh sekitar 10 sampai 15 kilogram per hari. Seluruh material organik yang dikumpulkan akan digunakan sebagai bahan melakukan tahapan pengomposan.
Kompos yang dihasilkan digunakan kembali sebagai pemenuhan kebutuhan perawatan vegetasi di lingkungan DTSL. Pupuk organik ini digunakan dalam menjaga berbagai tanaman hias serta tanaman buah-buahan yang ada di lingkungan gedung DTSL. Inisiatif ini sekaligus menjadi wujud penerapan keilmuan di lingkungan kampus.
Pengelolahan limbah ini menjadi bentuk nyata komitmen DTSL FT UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama pada aspek pengelolaan lingkungan dan kampus hijau. Melalui pengelolaan dan penggunaan kembali limbah ini, DTSL FT UGM berupaya mengurangi volume sampah yang terbuang ke TPA sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang asri dan berkelanjutan.
Penulis: Humas DTSL