Yogyakarta, 24 Agustus 2026 — Sebanyak 541 peserta baru mengikuti Kuliah Perdana Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 Angkatan XVIII, Senin (24/8). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium SGLC FT UGM tersebut menjadi awal bagi peserta untuk mengenal sistem pendidikan profesi, nilai-nilai keinsinyuran, serta proses akademik yang akan dijalani.
Ketua Program Studi PSPPI FT UGM, Prof. Ir. Subagyo, Ph.D., IPU, ASEAN Eng., dalam laporan penerimaan peserta baru menyampaikan bahwa PSPPI FT UGM menerima 649 peserta dari 871 peminat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 541 peserta melakukan registrasi, terdiri atas 456 peserta melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan 85 peserta program reguler.
“Mulai semester ini, semester awal diberlakukannya kurikulum baru. Salah satu yang berbeda adalah jumlah SKS tugas akhir dan mata keinsinyuran,” ujar Prof. Subagyo.
Ia juga menyampaikan bahwa PSPPI FT UGM hingga saat ini telah meluluskan 6.383 alumni, yang disebutnya sebagai salah satu jumlah terbanyak di Indonesia. Capaian tersebut mencerminkan rekam jejak dan pengalaman FT UGM dalam mendidik serta membimbing para calon insinyur untuk memenuhi kebutuhan profesi keinsinyuran di Indonesia.
“Saya mengucapkan selamat datang di kampus perjuangan, Fakultas Teknik UGM,” tuturnya menutup pembukaannya.
Sementara itu, Dekan FT UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., menyambut para peserta yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang industri.
“Kami sangat senang karena peserta PSPPI berasal dari berbagai macam daerah dan industri,” ujar Prof. Selo.
Dalam sambutannya, Prof. Selo juga menyoroti masih terbatasnya jumlah insinyur di Indonesia dibandingkan dengan kebutuhan pembangunan nasional, terutama insinyur yang telah memiliki registrasi dan kompetensi profesional.
“Kita tahu jika kita bicara tentang kebutuhan insinyur di Indonesia, sebenarnya angkanya masih sangat sedikit. Apalagi yang sudah teregistrasi. Angka itu sangat sedikit dibandingkan kebutuhan pembangunan Indonesia,” ungkapnya.
Usai pembukaan, peserta mengikuti rangkaian pembekalan yang mencakup berbagai aspek pendidikan dan profesi. Materi diawali dengan kuliah umum oleh Prof. Ir. Suryo Purnomo, M.A.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., ACPE, dilanjutkan dengan penjelasan PSPPI dan nilai-nilai Kode Etik Keinsinyuran Profesi Insinyur.
Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai proses pembelajaran di PSPPI FT UGM yang disampaikan Dr. Ir. Avrin Nur Widiastuti, S.T., M.Eng., IPM. Selain itu, diberikan pembekalan mengenai Program Studi Profesi Insinyur dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) oleh Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, M.T., IPU, ASEAN Eng.
Rangkaian kegiatan turut mencakup praktik pengisian Iroline 1000, pengenalan sistem dan proses akademik UGM, pembukaan e-mail UGM, serta informasi mengenai kontribusi alumni melalui Gama Co-brand. Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan penjelasan dan praktik pengisian SIMPONI PII yang disampaikan Ir. Muhammad Ade Irfan, M.B.A., IPM, QRM, CIPM, ASEAN Eng., Direktur Lembaga Sertifikasi Kompetensi Insinyur PII.
Melalui kuliah perdana ini, peserta PSPPI FT UGM Angkatan XVIII diharapkan memiliki pemahaman awal mengenai proses pendidikan profesi sekaligus mempersiapkan diri untuk menjadi insinyur yang kompeten, beretika, dan mampu berkontribusi terhadap kebutuhan pembangunan Indonesia.