Yogyakarta, 20 Agustus 2026 — Sebanyak 668 wisudawan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menjadi bagian dari Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan UGM Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 hari kedua, Kamis (20/8). Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik para lulusan sekaligus awal untuk melanjutkan langkah di dunia profesional maupun pengabdian kepada masyarakat.
Pada periode wisuda ini, FT UGM meluluskan 668 wisudawan. S1 Teknik Kimia dan S1 Teknik Sipil menjadi program studi dengan jumlah wisudawan terbanyak, masing-masing sebanyak 100 orang. Disusul S1 Teknologi Informasi sebanyak 63 orang, S1 Teknik Geodesi dan S1 Teknik Elektro masing-masing 57 orang, serta S1 Arsitektur sebanyak 53 orang.
Dari keseluruhan wisudawan FT UGM, 371 orang meraih predikat Cumlaude, 289 orang meraih predikat Sangat Memuaskan, enam orang Memuaskan, dan dua orang tanpa predikat. Rata-rata masa studi mencapai 4 tahun, dengan rata-rata IPK 3,51. Sementara itu, komposisi wisudawan terdiri atas 388 pria dan 280 wanita.
Bagi para wisudawan, kelulusan bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang perjalanan panjang yang membentuk diri selama masa perkuliahan.
Hal tersebut disampaikan Kayla Zahra Ramadhany, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2022, selaku perwakilan wisudawan dan wisudawati. Ia merefleksikan perjalanan empat tahun yang telah dilalui bersama.
“Kalau kita menoleh ke belakang, perjalanan empat tahun ini tidak selalu mudah. Kita pernah merasa yakin dengan kemampuan kita dan beberapa hari kemudian mempertanyakannya.”
Menurut Kayla, berbagai perjuangan yang dilalui selama masa perkuliahan pada akhirnya tidak sekadar mengantarkan mahasiswa untuk memperoleh gelar akademik. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi ruang untuk belajar mengenai kehidupan dan berbagai hal yang tidak selalu diperoleh di dalam ruang kelas.
“Bahwa perjuangan tersebut tidak sekadar untuk mendapatkan gelar. Karena selama perjalanan, kita belajar sesuatu yang lebih besar. Kita belajar bahwa belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, melalui teori, buku, ataupun ujian.”
Pada periode wisuda kali ini, sejumlah wisudawan FT UGM juga mencatatkan capaian khusus. Aldi Setiawan dari Program Studi Teknik Geologi terpilih sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,97. Ia menyelesaikan pendidikan dalam waktu 3 tahun 11 bulan 1 hari.
Sementara itu, predikat wisudawan tercepat diraih oleh M. Nadhir Al Ghifary dari Program Studi Teknik Fisika. Ia berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 8 bulan 9 hari.
Adapun Satama Safika dari Program Studi Teknologi Informasi menjadi wisudawan termuda, dengan usia 20 tahun 2 bulan 15 hari saat menyelesaikan pendidikan.
Capaian tersebut menjadi bagian dari beragam cerita perjalanan akademik yang mewarnai kelulusan para wisudawan FT UGM pada periode ini. Setiap capaian hadir melalui proses dan perjuangan yang berbeda, baik dalam menyelesaikan studi, mengejar prestasi, maupun menghadapi berbagai tantangan selama masa perkuliahan.
Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Fakultas Teknik UGM. Semoga kelulusan ini menjadi awal dari perjalanan baru untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan kemanusiaan.
