Panji Dewandaru, mahasiswa Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), berkesempatan menjadi presenter dalam ajang internasional The 8th International Energy Conference ASTECHNOVA 2025. Konferensi dua tahunan ini mempertemukan para peneliti, akademisi, dan praktisi energi dari berbagai negara untuk membahas isu-isu terkini seputar energi berkelanjutan.
SDGs9
Kyla Amalia Gala, mahasiswa program Fast Track Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM), berhasil meraih penghargaan Best Paper dalam ajang bergengsi Soehadi Reksowardojo International Seminar on Chemical Process Engineering (STKSR) 2025 yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Bandung pada 1–2 Oktober 2025 di Bandung, Jawa Barat. Seminar internasional ini menghadirkan tiga keynote speaker, sembilan invited speaker, serta 98 presenter dari berbagai institusi di dalam dan luar negeri.
Banjir kembali menjadi isu yang tak pernah absen setiap musim hujan. Dari Jakarta, Bali, hingga kota-kota besar lain di Indonesia, banjir kerap merugikan masyarakat, melumpuhkan aktivitas, bahkan menimbulkan korban jiwa. Lalu, mengapa masalah yang sama terus berulang?
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Brawijaya. Tim SOLID, yang terdiri dari tiga mahasiswa Program Studi Teknik Kimia angkatan 2023, berhasil meraih Juara 2 dalam ajang International Science Writing Competition PRISMA 13. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Research Center and Scientific Studies (RCSS), Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dan diikuti oleh berbagai peserta dari dalam maupun luar negeri.
Indonesia tengah menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), timbunan sampah nasional mencapai 33,9 juta ton per tahun, dengan lebih dari 50 persennya berasal dari sampah organik rumah tangga. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah organik dapat menghasilkan gas metana yang dampaknya terhadap pemanasan global jauh lebih besar dibandingkan karbon dioksida.
Tim SOLAQUA Universitas Gadjah Mada melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) berhasil merancang inovasi sistem aerasi bertenaga surya yang dilengkapi pemantauan kualitas air berbasis Internet of Things (IoT). Inovasi ini dirancang untuk menjaga kadar oksigen dan kualitas air pada budidaya lele sistem bioflok secara otomatis, sekaligus menekan biaya listrik dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan perangkat pemantauan domba otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang diberi nama Sheepherd. Inovasi ini diimplementasikan di Koperasi Domba Makmur Indonesia, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI) tahun 2025.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengembangkan Glycemia Breath Analyzer (Glyra), sebuah purwarupa alat deteksi dini dan pemantauan gula darah non-invasif. Inovasi ini menjawab tantangan kesehatan nasional terkait diabetes melitus yang saat ini menempatkan Indonesia di peringkat kelima dunia dengan prevalensi tinggi.
Di tengah darurat narkoba yang mengancam generasi bangsa, upaya pemulihan seringkali belum mampu menyentuh akar masalah yang sesungguhnya. Menjawab tantangan ini, sebuah tim mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) mengembangkan prototipe NeoSemar, sebuah sistem terpadu yang dirancang untuk mengintervensi langsung pada pusat kendali otak.
Retinoblastoma merupakan salah satu kanker anak paling umum di dunia, dengan insidensi sekitar 1 dari 16.000 hingga 28.000 kelahiran. Di negara maju, angka kesembuhan dapat mencapai 99%, berkat diagnosis dini dan intervensi medis yang cepat. Sebaliknya, di negara dengan infrastruktur kesehatan terbatas seperti Indonesia, keterlambatan deteksi kerap berujung pada kebutaan atau kematian, bahkan 40–70% pasien mengalami dampak klinis berat akibat diagnosis yang terlambat. Realitas ini menyoroti kebutuhan mendesak terhadap metode skrining yang efisien, mudah dijangkau, dan akurat, khususnya untuk layanan kesehatan tingkat pertama.