Fakultas Teknik UGM menyelenggarakan pelatihan “Kelola Sampahmu, Cintai Lingkunganmu” pada 5 Desember 2025, dan diikuti oleh tenaga kependidikan sebagai upaya memperkuat perilaku pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di lingkungan kampus. Kegiatan ini menjadi langkah awal FT UGM untuk membangun kebiasaan pemilahan sampah yang lebih disiplin dan konsisten.
Informasi Pengabdian Pada Masyarakat
FT UGM dan RMI PWNU Jajaki Kolaborasi Teknis untuk Penguatan Infrastruktur dan Tata Kelola Pesantren
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menerima penjajakan kerja sama dengan Rabithah Ma’ahid Islamiyah PWNU DIY pada 1 Desember 2025 di Gedung SGLC sebagai langkah awal membangun kolaborasi teknis berbasis keilmuan teknik. Pertemuan ini mempertemukan pimpinan FT UGM, termasuk Dekan, para manajer layanan kolaborasi, dan akademisi terkait, dengan jajaran pengurus RMI PWNU untuk merumuskan peluang kemitraan yang bermanfaat bagi penguatan fasilitas dan tata kelola pesantren.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui rangkaian kegiatan kemanusiaan Sedekah Sumur. Pada Sabtu, 22 November 2025, tim FT UGM melaksanakan dua agenda monitoring di Kabupaten Gunungkidul dan Bantul sebagai bentuk kesinambungan program penyediaan air bersih bagi wilayah yang terdampak kekeringan.
Yogyakarta, 3 November 2025 — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dan Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) sepakat memperkuat kolaborasi dalam pengembangan Analitika Kota Cerdas berbasis teknologi Digital Twin. Kerja sama ini bertujuan menciptakan sistem tata kelola kota yang efisien, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan kecerdasan buatan serta teknologi digital.
Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui kolaborasi antara Engineering Research and Innovation Center (ERIC) FT UGM dan Dental Learning Center telah menyelesaikan riset strategis bertajuk Transforming Dental Practice through Digital Oral Scanning and 3D Model Fabrication. Program ini merupakan bagian dari skema Learning Center in Collaboration (LC-IC) tahun 2025, dengan fokus pada kemandirian bahan baku obat dan alat kesehatan.
Yogyakarta, 27 Oktober 2025 — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelopor tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Hal ini tercermin dari kegiatan Kunjungan Benchmarking Zona Integritas (ZI) yang dilakukan oleh Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo ke FT UGM di Meeting Room 2, Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) lantai 3.
Yogyakarta, 24 Oktober 2025 — Dalam rangka memperkuat sinergi kemanusiaan dan keberlanjutan kesehatan masyarakat kampus, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sleman menyelenggarakan kegiatan Donor Darah Rutin dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) di Selasar Lantai 1 Sayap Utara Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM.
Yogyakarta, 24 Oktober 2025 — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menjalin kerja sama strategis dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sleman melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di lingkungan Fakultas Teknik UGM. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra aktif dalam pembangunan sosial, kemanusiaan, dan keberlanjutan lingkungan.
Yogyakarta, 23 Oktober 2025 — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menerima kunjungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB UNILA) dalam kegiatan Benchmarking Zona Integritas (ZI) yang berlangsung di Ruang Multifunction 2, Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) lantai 3 FT UGM. Kunjungan ini menjadi ajang berbagi praktik baik dan strategi inovatif dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan berintegritas.
Wonosobo, 10 Oktober 2025 — Wonosobo kaya akan sumber daya alam, salah satunya adalah tanaman bambu. Tanaman bambu tumbuh subur di berbagai wilayah Wonosobo, salah satunya di Kecamatan Sapuran. Namun, pemanfaatannya masih menghadapi berbagai kendala, diantaranya daya tahan yang rendah terhadap hama dan pelapukan, keterbatasan akses teknologi pengawetan, serta rendahnya nilai ekonomi produk bambu. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya pengembangan industri berbasis bambu yang berkelanjutan dan menurunkan daya saing produk bambu di pasar.