Fakultas Teknik selama ini dikenal sebagai fakultas yang didominasi oleh laki-laki. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya keliru, namun kini perempuan telah hadir sebagai angin segar di dunia keteknikan. Di era modern, perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk menempuh pendidikan dan berkarier sejajar dengan laki-laki. Diskriminasi dan pandangan sebelah mata terhadap perempuan di dunia profesional pun semakin berkurang. Hal ini tidak terlepas dari peran Raden Ajeng Kartini yang telah memperjuangkan hak-hak perempuan.
Bertepatan dengan tangggal 21 April yang diperingati sebagai Hari Kartini, kita kembali diajak untuk menilik peran perempuan di dunia teknik. Perempuan yang dikenal dengan kepiawaiannya dalam ketelitian, sering kali menemukan celah-celah yang sering terlewatkan oleh pandangan. Kelembutan hati dan cinta dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan di lapangan yang bersifat tegas dan profesional. Hal-hal yang hanya bisa dilakukan oleh manusia hebat yang bisa menyeimbangkan hidupnya di tengah peran-peran yang ia tanggung. Memposisikan diri di tengah lingkungan yang minoritas, tak luput mendorong perempuan di Fakultas Teknik untuk terus berdaya dan berdikari. (Humas FT: Haniifah Multiva)