Semangat inovasi dan profesionalisme insinyur kembali digaungkan dalam Seminar Nasional Keinsinyuran yang diselenggarakan oleh Program Studi Program Profesi Insinyur (UGM) pada Senin, 13 April 2026. Bertempat di Lantai 3 Gedung Smart Green Learning Center (SGLC), kegiatan ini menjadi wadah bertemunya para praktisi, akademisi, dan calon insinyur untuk berbagi gagasan serta pengalaman dalam menghadapi tantangan dunia teknik yang terus berkembang.
Acara dibuka dengan keynote speech dari Prof. Dr. Eng. Ir. Wahyu Wilopo yang membahas mengenai kontribusi insinyur di tengah bencana nasional. Memasuki sesi paralel, suasana diskusi menjadi semakin dinamis. Peserta dibagi ke dalam delapan kelas berbeda berdasarkan topik peminatan. Di sesi ini, para peserta tidak hanya mempresentasikan karya mereka, tetapi juga aktif bertukar pikiran dan pengalaman.
Salah satu peserta, Kusuma Adi Achmad dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pekalongan, memaparkan pengembangan agen deklaratif dalam penyusunan produk hukum berbasis sistem pemerintahan elektronik. Sementara itu, Faricha Isnina dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Surabaya mengangkat strategi optimalisasi penyerapan anggaran biaya operasi agar lebih efektif dan efisien, khususnya pada divisi sales and operation.
Di sisi lain, Herlan Widiawan dari Pertamina Drilling Service Indonesia mempresentasikan pengembangan fleet management system melalui otomatisasi parameter kendaraan, yang sebelumnya dilakukan secara manual.
Tak kalah menarik, Riska Rahmania membagikan pengalamannya dalam mengembangkan sistem digitalisasi penilaian KPI engineer berbasis web di Sinarms Group. Inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana transformasi digital dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam manajemen kinerja.
“Saya sangat senang bisa mendapatkan banyak insight dan bertukar pikiran dalam seminar ini,” sebut Riska (13/04/2026).
Di penghujung acara, dipilih delapan presenter terbaik dari setiap kelas yang dipresentasikan dalam sesi paralel. Delapan presenter terbaik tersebut antara lain: Bayu Purnomo, Rizky Torang Surya Siagian, Herlein Widiawan, Nafi Kurnia Hariyadi, Muhammad Alwi Huda, Faricha Ayu Isnina, Budi Darmawan, dan Agus Hartadi. Terpilihnya para presenter ini berdasarkan hasil voting yang dilaksanakan oleh peserta seminar.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini tidak hanya menghadirkan berbagai inovasi menarik, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dan inspirasi bagi para peserta. Beragam perspektif yang dibagikan menunjukkan bahwa peran insinyur di masa depan tidak hanya terbatas pada aspek teknis, tetapi juga mencakup kemampuan adaptasi, kepemimpinan, serta kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan. (Humas FT: Radaeva)

