Yogyakarta, 14 Agustus 2025 – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menggelar Kuliah Perdana bagi mahasiswa baru Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 (Angkatan XVI), khususnya peserta dari Kerjasama Akademik PT Pertamina sebanyak 254 peserta. Acara berlangsung di Auditorium SGLC FT UGM, dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa baru.
SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Yogyakarta, 21 Agustus 2025 — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) meluncurkan pilot project alat produksi kalium humat, sebagai tahapan penelitian dan pengembangan penting yang mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan nasional. Melalui penelitian Tim Riset Departemen Teknik Geologi FT UGM yang diketuai oleh Prof. Ferian, lahirlah kalium humat sebagai produk turunan dari hilirisasi batu bara berkalori rendah yang berfungsi sebagai pembenah tanah dan pupuk hayati.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada kembali menghadirkan kabar gembira bagi seluruh warganya. Pada Jumat (22/08) pukul 08.30 WIB, digelar acara Groundbreaking Proyek Penguatan Lereng Jalan Lingkar yang berlokasi di sisi barat fakultas. Acara ini ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama, disaksikan jajaran pimpinan fakultas, mahasiswa, serta perwakilan alumni yang tergabung dalam KATGAMA.
Olahraga lari kini semakin digemari oleh banyak kalangan. Tidak hanya menjaga kebugaran, lari juga telah menjadi bagian dari gaya hidup. Dari sana lahirlah istilah lari kalcer—lari santai yang dipadukan dengan outfit kekinian, kemudian dibagikan di media sosial. Fenomena ini tidak hanya menunjukkan kepedulian pada kesehatan, tetapi juga cara generasi muda mengekspresikan diri dan membangun kebersamaan.
Mahasiswa Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada (UGM), Panji Dewandaru, berhasil meraih posisi Top 3 Nasional dalam ajang National Energy, Climate, and Sustainability Competition (NECSC) 2025, yang menjadi bagian dari Green Impact Festival 2025. Kompetisi bergengsi tersebut diikuti oleh lebih dari 550 peserta dari berbagai kampus di seluruh Indonesia, dengan mengangkat tema “Pembangunan Berkelanjutan di Era Disrupsi dan Artificial Intelligence”.
Pemerintah Kota Samarinda bersama sejumlah akademisi dari Program Studi Teknik Fisika UGM melakukan kunjungan langsung ke Bank Sampah Go-Green di Cupuwatu II, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung inovasi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) melalui teknologi pirolisis, yang telah berhasil diterapkan secara konsisten oleh komunitas setempat.
Kelompok KKN-PPM UGM Unit PBD 005 “Raja Ampat Berkisah”, yang telah 50 hari mengabdi di Kampung Jefman Timur dan Kampung Jefman Barat, Distrik Salawati Utara, Raja Ampat, resmi menuntaskan tugasnya pada Rabu (6/8/2024). Pelepasan tim berlangsung dalam suasana hangat bersama masyarakat setempat.
Universitas Gadjah Mada (UGM) menginisiasi kolaborasi riset internasional berskala besar dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Second Institute of Oceanography – Ministry of Natural Resources, China (SIO), dan South China Sea Institute of Oceanology – Chinese Academy of Sciences, China (SCSIO). Kerja sama ini bertujuan melakukan survei laut dalam di zona subduksi selatan Indonesia, khususnya di wilayah Selatan Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
“Jangan sampai—saat menjadi Sarjana—menyesal karena menjadi mahasiswa yang tidak aktif. Sebagai mahasiswa, apabila kamu sibuk dan kekurangan waktu, you are in a right track. Ambil rute yang kamu mau, bukan yang tampaknya nyaman,” jelas Anies Baswedan saat mengisi talk show pada Pionir Kesatria 2025.
Panji Dewandaru, mahasiswa Fakultas Teknik UGM, mengembangkan sistem GreenMETS sebagai solusi monitoring emisi metana dari ternak ruminansia yang ramah lingkungan dan terjangkau. Sistem ini tidak hanya memungkinkan pemantauan emisi metana secara real-time, tapi juga dirancang mandiri dengan sumber energi surya dan antarmuka yang ramah pengguna. Inovasi ini hadir sebagai respons atas tantangan emisi gas rumah kaca dari fermentasi enterik ternak, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar metana antropogenik global.