Tim alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih Honorable Mention dalam EPOCH45 International Planning Competition, sebuah kompetisi multidisiplin bagi mahasiswa dan profesional muda di bidang perencanaan spasial untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diselenggarakan oleh kolaborasi dari Universitas Diponegoro and MARS Architects.
SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
Kota Pelajar, itulah julukan bagi Daerah Istimewa Yogyakarta. Membawa label tersebut, berarti Yogyakarta harus mampu menjadi tempat yang nyaman bagi para calon generasi emas bangsa. Di sisi lain, agar simbiosis mutualisme dapat terjalin, seluruh elemen masyarakat yang telah merasakan nyaman dan tentramnya Yogyakarta juga harus turut andil menyelesaikan permasalahan yang timbul. Akan lebih baik lagi, apabila dapat mengembangkan kota ini menjadi lebih ramah dalam segala aspek dan tetap mengedepankan prinsip berkelanjutan.
Setelah sukses pada kompetisi Oil Week 2024 pada bulan November lalu, Tim Perseus kembali merengkuh Juara 1 Well Stimulation Competition pada Inception 2025 yang diselenggarakan oleh Society of Petroleum Engineers (SPE) Undip SC.
Sukabumi, 19 Februari 2025– Fakultas Teknik UGM bersama dengan Keluarga Alumni Teknik Gadjah Mada (KATGAMA) dan Indonesia Offroad Federation (IOF) secara resmi menyerahkan hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Lembur Sawah, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari program pengabdian kepada masyarakat Fakultas Teknik UGM dan program KATGAMA Peduli yang bertujuan untuk membantu pemulihan warga pasca bencana dengan mendirikan hunian sementara yang layak, dan sesuai dengan kondisi lingkungan terdampak bencana.
Yogyakarta, 14 Februari 2025 – Dalam pengelolaan sampah, rantai pasokan memiliki peran krusial, terutama saat terjadi situasi darurat sampah. Informasi mengenai ketersediaan offtaker pengelola sampah rumah tangga menjadi sangat penting. Sayangnya, di Provinsi DIY, belum ada basis data yang mencatat offtaker pengelola sampah. Oleh karena itu, pendataan terkait offtaker ini sangat diperlukan untuk mempercepat pembentukan sistem pengelolaan sampah terintegrasi di Provinsi DIY. Dengan adanya data yang lengkap, sistem pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efisien dan efektif, sehingga masalah sampah yang ada dapat teratasi dengan lebih baik.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada kembali meraih prestasi membanggakan. Tim dengan mahasiswa yang berasal dari Fakultas Teknik berhasil meraih penghargaan dalam Essay Competition PGSD Fair 2024 gelaran Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Tasikmalaya. Perlombaan karya tulis untuk Mahasiswa D3-S1 di seluruh Indonesia tersebut, diselenggarakan pada 5—6 Oktober 2024 dan memiliki tujuan untuk meningkatkan literasi mengenai persaingan global dari berbagai sudut pandang melalui pemanfaatan teknologi.
Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan merupakan salah satu tujuan bersama yang tertuang pada Sustainable Development Goals (SDGs). Tentu tak mudah dalam mewujudkan tujuan tersebut. Terlebih di Indonesia sendiri, tak sedikit daerah yang belum inklusif kepada masyarakatnya. Sedikitnya ruang terbuka sebagai tempat berkegiatan bagi komunitas adalah salah satu bukti dari pernyataan tersebut.
Beberapa minggu terakhir, Kabupaten Sukabumi dilanda pergerakan tanah yang memengaruhi sejumlah kecamatan. Akibat tingginya curah hujan, fenomena ini memicu terjadi longsor dan banjir bandang yang tidak hanya merusak rumah namun hingga infrastruktur. Kondisi ini memaksa ratusan warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Bantuan untuk kebutuhan papan sudah banyak berdatangan dari banyak pihak, namun pengungsi mengeluhkan kenyamanan dari panas dan hujan yang mengguyur.
Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PT POMI (Paiton Operation & Maintenance Indonesia) telah mengambil langkah maju untuk mengimplementasikan ilmu akademis dengan keadaan nyata di Industri melalui program kunjungan riset baru-baru ini. Agenda yang berlangsung pada 10—12 Desember 2024 ini, berfokus pada peningkatan kemitraan penelitian supaya bermanfaat bagi dunia akademis dan industri energi, serta selaras dengan tujuan bersama SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan).
Rasanya, validasi dan apresiasi menjadi kebutuhan primer bagi manusia—bagi penulis lebih tepatnya. Maka dari argumen tersebut, Words of Affirmations menjadi salah satu bagian dari 5 love languages yang akhir-akhir ini tren di jagat maya. Yap, setelah rangkaian perjalanan panjang nan berat, mendengar kalimat afirmasi seperti “Kamu keren!” atau “U did great!” bisa mengembalikan semangat. Terlebih diberikan sebuah penghargaan, lebih puas dan senang lagi pastinya!