Pada rangkaian Reuni 45 Tahun Alumni Teknik Mesin’81 Fakultas Teknik UGM (FT UGM), diadakan sesi sharing dan diskusi bersama yang mempertemukan alumni Teknik Mesin’81 dengan para mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (6/2/2026) di Ruang Sidang A-1 DTMI ini menghadirkan dua tokoh nasional sebagai pembicara, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., serta Anggota DPR RI 2024–2029, Ir. H. Budi Sulistyono Kanang. Keduanya merupakan Alumni Teknik Mesin’81 yang kembali pulang ke FT UGM untuk merayakan 45 tahun sejak masuk FT UGM di tahun 1981.
info teknik
penghargaan yang diselenggarakan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi Republik Indonesia. Tak tanggung-tanggung, FT UGM dinobatkan menjadi finalis dua kategori pada Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) kelompok umum di bawah instansi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Pengembangan ekosistem hidrogen nasional menjadi fokus utama pemaparan Prof. Sarjiya dalam Japan Workshop on New Energy and Industrial Technology yang diselenggarakan pada Selasa (6/1). Pada kesempatan tersebut, ia memperkenalkan inisiatif Hydrogen Valley Yogyakarta (Hy-Vy) sebagai langkah strategis untuk mendorong percepatan pengembangan hidrogen nasional dalam mendukung transisi energi rendah karbon.
Tim Semar Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil memenangkan kejuaraan internasional Shell Eco-Marathon Asia Pacific and Middle East yang berlokasi di Lusail Internasional Circuit, Doha, Qatar. Perlombaan ini diselenggarakan pada 21–25 Januari 2026 dan diikuti oleh 70 tim dari 15 negara dengan jumlah peserta lebih dari 1.000 mahasiswa. Tim Semar UGM mengirimkan 20 perwakilannya untuk terbang langsung ke Qatar dan berjuang dalam ajang tersebut.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) meluncurkan program baru bertajuk “Fakultas Teknik Mencerahkan Bangsa dengan Buku” sebagai upaya strategis untuk memperkuat produktivitas akademik dosen. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin, 2 Februari 2025 di Meeting Room 1, Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM, serta dihadiri oleh dosen dari delapan departemen di lingkungan fakultas.
“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.” Ungkapan ini sering kita dengar dan menjadi motivasi bahwa kita perlu menyeimbangkan kesehatan jasmani dan rohani dalam diri kita. Langkah kecil nan konsisten yang sering dianggap remeh ternyata mampu menyegarkan pikiran dan membuka pikiran kita. Semangat hidup sehat tersebut tidak hanya berhenti sebagai wacana, tetapi juga diwujudkan dalam kegiatan nyata oleh Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM).
Mengawali tahun dengan resolusi dan harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik, membuka banyak kesempatan baru yang patut kita coba. Harapan baru yang mengiringi setiap kegiatan mengantarkan kita untuk memperoleh apa yang kita inginkan. Langkah kecil yang kita lakukan akan menjadi hasil yang besar bagi kita dan orang lain yang menerima manfaatnya.
Pekerjaan yang menanti setiap harinya seringkali menemui titik jenuh yang memaksa kita untuk mencari kegiatan yang dapat menjernihkan pikiran dan tenaga. Udara segar dan kebersamaan bisa menjadi solusi yang ampuh untuk mengembalikan tenaga dan melepaskan beban yang selama ini ada di pundak. Memancing menjadi salah satu opsi untuk mengisi waktu luang yang dapat menuntun kita merefleksi diri. Sorak-sorai dan tawa yang menyelimuti kebersamaan selama memancing dapat menciptakan ruang yang nyaman untuk kita beraktivitas dan bekerja di esok hari.
Rabu, 28 Agustus 2026, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dimeriahkan alunan lagu Ta Bola Bale yang menggema di Selasar Selatan Smart Green Learning Center (SGLC). Alunan musik tersebut menandai berlangsungnya Lomba Senam Portek 2026.
Rendahnya tingkat elektrifikasi di wilayah Papua masih menjadi persoalan mendasar yang berdampak luas pada kehidupan masyarakat. Keterbatasan akses listrik tidak hanya memengaruhi aktivitas ekonomi, tetapi juga layanan kesehatan dan kualitas hidup secara umum. Realitas inilah yang mendorong Elias Kondorura Bawan menekuni bidang Teknik Elektro.