Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh kolaborasi antara mahasiswa Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika (DTNTF) serta Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI). Tim “Jago dari Lahir” yang dipimpin oleh Zulfa Majidah (Teknik Fisika), beranggotakan Azzikry Selky Saefana Putra (Teknik Fisika), Fatakhillah Yusro (Teknik Elektro), dan Kayla Zahra Ramadhany (Teknik Elektro). Dibimbing oleh Prof. Ir. Nazrul Effendy, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. (Dosen Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika UGM), Tim Jago dari Lahir berhasil meraih Juara 1 dalam Kategori Universitas pada ajang IOC Forum & Hackathon AI/ML Hulu Migas yang diselenggarakan oleh SKK Migas.
Kompetisi IOC Digital Hackathon AI/ML Data Analytics Hulu 2026 mengangkat tema Accelerating Upstream Transformation Through Digital Innovation. Pada kesempatan ini, tim Jago dari Lahir mengusung inovasi bertajuk “GUARD” (Generative and Understanding for Anomaly Response and Detection): Reducing LPO and Improving Compressor Reliability through LSTM-Based Anomaly Detection and Intelligent Decision Support at CPP Donggi.
Inovasi yang dihadirkan merupakan sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) yang memanfaatkan LSTM Autoencode sebagai pendeteksi anomali operasi booster compressor secara dini melalui analisis data time-series. Tak hanya mendeteksi Anomali, GUARD dilengkapi dengan intelligent decision berbasis Generative AI yang mampu membantu operator memahami penyebab anomali sekaligus merekomendasikan tindakan apa yang dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pengembangan sistem ini ditunjukkan sebagai pendukung meningkatnya keandalan fasilitas produksi migas, khususnya di Central Processing Plant (CPP) Donggi, dengan menekan risiko Loss of production Opportunity (LPO) yang disebabkan kerusakan kompresor. Melalui kemampuan mendeteksi indikasi gangguan sebelum berkembang menjadi kegagalan sistem, solusi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi downtime, dan mendukung implementasi predictive maintenance di industri hulu migas.
Kemenangan Juara 1 menunjukkan kolaborasi lintas disiplin ilmu menghasilak inovasi digital yang aplikatif bagi industri. Prestasi ini sekaligus menunjukkan kontribusi mahasiswa teknik agar mampu memberikan dampak nyata bagi industri dan menghadirkan teknologi yang bermanfaat bagi pembangunan nasional.

