Yogyakarta, 1 Juli 2026 – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan Zaid Perdana Nasution, S.T., M.T., Ph.D, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Informasi, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU). Kunjungan ini bertujuan untuk ngangsu kawruh mengenai tata kelola Pusat Kajian Lembaga Kerja Sama Fakultas Teknik (PK LKFT) serta manajemen Engineering Research and Innovation Center (ERIC) Fakultas Teknik UGM.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Teknik UGM, Prof. Ali Awaludin, memaparkan bahwa PK LKFT dan Manajemen ERIC merupakan unit yang berada di bawah naungan Fakultas Teknik UGM yang berperan sebagai penghubung antara dunia akademik dengan industri melalui berbagai layanan, seperti konsultasi teknis, penelitian, rekayasa, serta pengembangan kebijakan. Keberadaan PK LKFT dan Manajemen ERIC diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Kepala PK LKFT, Dr. Bambang Kun Cahyono, menambahkan bahwa keberadaan PK LKFT sangat membantu dosen dalam mengelola aspek administratif berbagai kerja sama, termasuk proses pengadaan melalui sistem e-procurement. Selain itu, setiap kerja sama yang dikelola melalui PK LKFT juga memberikan kontribusi berupa Dana Pengembangan Institusi (DPI) sebesar 10 persen yang dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan institusi.
Pada kesempatan yang sama, Rina Satriani, M.P.P., staf ERIC Fakultas Teknik UGM, memaparkan pengelolaan Engineering Research and Innovation Center (ERIC). ERIC memiliki peran dalam memberikan pendampingan laboratorium dan startup, menyediakan layanan pengujian sampel, serta memfasilitasi peminjaman peralatan laboratorium. Untuk menjamin kualitas layanan, ERIC berupaya untuk memenuhi persyaratan sertifikasi ISO:17025 dengan mengikuti beberapa pelatihan standar laboratorium sebagai bentuk komitmen terhadap profesionalisme dan standar mutu. Selain itu, layanan pengujian sampel juga telah didukung dengan pengembangan sistem marketplace yang memudahkan masyarakat maupun mitra industri dalam mengakses layanan pengujian.
Prof. Ali Awaludin menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Fakultas Teknik USU. Menurutnya, kegiatan studi banding seperti ini tidak hanya menjadi sarana berbagi pengalaman mengenai tata kelola kelembagaan, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai berbagai inovasi yang telah diterapkan di masing-masing institusi. (Aci Prima Sari, Editor: Franky Argus Adiwena)