Hubungan mahasiswa dengan alumni tidak harus mulai melalui jalur formal organisasi. Alumni bukanlah kelompok “elit” yang sulit dijangkau, maka inisiasi personal dapat pula dilakukan untuk membuka berbagai peluang lebih luas, utamanya pada karir. Alumni memegang peran strategis sebagai mentor, pembuka jalur karier, sekaligus mitra bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah. Mahasiswa harus membuang rasa sungkan, berani hadir dan proaktif untuk berinteraksi dengan alumni.
Mahasiswa harus aktif memanfaatkan ruang bersama, seperti keterlibatan dalam kepanitiaan lintas generasi/angkatan atau acara-acara alumni untuk mengasah soft skill dan membangun impresi positif di mata alumni sekaligus para praktisi industri. Peluang karir sering kali lahir dari kedekatan personal. Melalui perkenalan personal, alumni dapat langsung melihat rekam jejak dan kompetensi mahasiswa. Hubungan dengan alumni harus diikuti dengan peningkatan kapasitas diri.
Menjadi mahasiswa FT UGM, berarti melanjutkan estafet yang sudah dibangun oleh para pendahulu. Mahasiswa punya keistimewaan, termasuk jejaring alumni yang tersebar di berbagai tempat dan bidang. Mahasiswa bisa melanjutkan dan memperkuat kiprah alumni, tidak selalu harus mulai dari nol.
Keterbukaan dan kolaborasi multidisiplin ilmu juga harus dilakukan. Mahasiswa teknik jangan menjadi menjadi menara gading. Penerapan teknologi tidak lepas dari aspek sosial budaya. Teknologi pendeteksi bencana (EWS/early warning system), misalnya. Hal ini harus dilakukan agar inovasi teknologi dapat diterima dan digunakan di tempat yang tepat. Bukan menjadi benda asing yang sekedar ditempatkan di masyarakat.
***
Berbagai hal di atas disampaikan oleh Sekjen Kageogama Hardian Dwi Lakstianto, bersama Christian Simada saat menyerahkan 200 tumbler dari Kageogama di Ruang Jepara SGLC FT UGM, Kamis 11 Juni 2026.
Selain mendorong mahasiswa untuk memperkuat jejaring dengan alumni, Kageogama juga terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan kampus. “Kita mencoba mendukung agenda kampus melalui 200 pieces tumbler ini” ungkap Sekjen Kageogama, Hardian Dwi Lakstianto. Donasi tumbler ini menjadi bagian dari kontribusi alumni pada kampus dan tentu saja pada mahasiswa. Tumbler akan didistribusikan kepada mahasiswa baru angkatan 2026. Program ini digagas oleh bidang P2M dan Kerja Sama FT UGM, melibatkan berbagai mitra dan organisasi alumni FT UGM. (Mega/Review: Purwoko)