Kolaborasi lintas disiplin yang ada di Fakultas Teknik menorehkan prestasi membanggakan pada kejuaraan internasional. Tim Metafora yang terdiri dari Tim Metafora terdiri atas Muhammad Zidane Septian Irsyadi (Teknologi Informasi 2022), Farrel Todotua Tarihoran (Teknik Sipil 2022), dan Dimas Apta Adiyatma (Teknik Sipil 2022) berhasil meraih Juara 1 pada ajang International Paper Innovation Contest (IPIC) – Civil Engineering Innovation Contest (CEIC) Season XIV.
Perlombaan diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Diponegoro (HMS UNDIP) merupakann ajang inovasi berskala internasional yanng berfokus pada pengembangan solusi infrastruktur yang berkelanjutan. Mengusung tema “Constructing Innovative Ideas with Sustainability and Net-Zero Emission Approach Towards Impactful Solutions for Community Betterment”, kompetisi ini mendorong mahasiswa untuk menghadirkan gagasan inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Tim Metafora melalui serangkaian tahapan kompetisi yang ketat, mulai dari penyusunan full paper yang komprehensif, pembuatan infografis dan vidio animasi, hingga presentasi final dan sesi tanya jawab dengan dewan juri yang berlangsung pada tanggal 22 Mei 2026. Tim Metafora dinobatkan menjadi juara pertama pada pengumuman pemenang yang diselenggarakan pada 23 Mei 2026.
Dalam kompetisi ini, Tim Metafora mengusung inovasi berjudul “Integrated Smart Supply Chain System”, sistem terintegrasi yang mengelola kayu hanyut (driftwood) pascabencana Aceh Tamiang menjadi material hunian sementara (huntara). Solusi ini diberikan untuk mendukung percepatan distribusi logistik kemanusiaan sekaligus pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Kolaborasi lintas disiplin meliputi sistem yang mengintegrasikan teknologi UAV dan Geographic Information System (GIS) untuk pemetaan logistik, Progressive Web Application (PWA) dan blockchain untuk pendataan yang transparan dan dapat diakses secara luring, Artificial Intelligence (AI) Matchmaking Optimization untuk mengoptimalkan proses pemotongan material, serta Building Information Modelling (BIM) untuk membangun integrasi digital twin dalam perencanaan dan implementasi hunian sementara. Pendekatan multidisiplin ini menunjukkan kolaborasi antarbidang Teknologi Informasi dan Teknik Sipil yang mampu memberikan solusi inovatif yang tidak hanya efisien tapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
Prestasi kolaborasi ini menunjukkan semangat kontribusi mahasiswa di Fakultas Teknik dalam menyelesaikan tantangan global di masyarakat. Keberhasilan Tim Metafora diharapkan mampu mendorong mahasiswa lain untuk dapat terus berkolaborasi dan berkembang di berbagai bidang ilmu pengetahuan.