YOGYAKARTA — Fakultas Teknik UGM kembali memperkuat langkah diplomasi institusional dan diseminasi kulturalnya melalui sebuah buku berjudul “Harmony Along the Path of Learning: A Portrait of Sustainability at the Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada”. Buku yang diluncurkan pada Rapat Terbuka Senat Peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik ke-80 tanggal 17 Februari 2026 ini, kini dapat diakses secara digital melalui tautan ugm.id/harmony. Buku ini juga menjadi cinderamata resmi bagi para tamu kehormatan, kolega, pimpinan industri, serta mitra strategis fakultas. Inisiatif ini menandai terobosan baru dalam membangun hubungan kelembagaan. Cinderamata konvensional disubtitusi dengan karya rekam jejak, keindahan tata ruang, serta denyut kehidupan akademik yang humanis di lingkungan kampus teknik.
Ruteng dan Borong, Nusa Tenggara Timur – Fakultas Teknik UGM terus berkontribusi dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana gempa Flores 2026 melalui kegiatan rapid assessment bangunan terdampak di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah daerah dalam memperoleh data awal mengenai kondisi bangunan terdampak gempa sekaligus memperkuat kapasitas daerah dalam melakukan penilaian kerusakan secara cepat, sistematis, dan terdokumentasi.
Ruteng–Reo, Manggarai – Melanjutkan rangkaian kegiatan pendampingan pemulihan pascagempa Flores 2026, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL) Fakultas Teknik UGM kembali menerjunkan tim ke Kabupaten Manggarai untuk melakukan asesmen visual sekaligus estimasi kapasitas seismik sisa (residual seismic capacity) pada sejumlah bangunan publik yang belum pernah diperiksa secara teknis. Kegiatan berlangsung pada 11–13 September 2026, dipimpin oleh Angga Fajar Setiawan, Ph.D. bersama mahasiswa Magister Teknik Sipil yaitu Abiyudha Gani Mahendra, S.T. dan Dhifa Trisadi, S.T., bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manggarai serta didukung relawan mahasiswa Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng.
Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur – Fakultas Teknik UGM terus berkontribusi dalam upaya pemulihan pascabencana gempa Flores 2026 melalui program pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Salah satu fokus kegiatan tersebut adalah memperkuat kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat dalam melakukan penilaian awal kerusakan bangunan dan infrastruktur secara cepat, terukur, dan berbasis data. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Fakultas Teknik UGM menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan penggunaan Rapid Assessment Kerusakan Bangunan di sejumlah wilayah terdampak, yaitu Borong, Dampek, dan Pota. Kegiatan ini ditujukan untuk mendukung percepatan identifikasi kondisi bangunan dan infrastruktur setelah gempa sekaligus membantu pemerintah daerah dalam menentukan prioritas penanganan, rehabilitasi, dan rekonstruksi.
Pada Jumat, 11 September 2026, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengabdian kepada Masyarakat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cebongan, Sleman. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pengabdian kepada Masyarakat. Dr. Nur Abdillah Siddiq, selaku Manajer Pengabdian kepada Masyarakat dan Alumni Fakultas Teknik UGM, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas program pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik UGM.
Ruteng, Nusa Tenggara Timur – Tim pengabdian masyarakat Fakultas Teknik UGM menggelar sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi Rapid Assessment di Pos Tanggap Bencana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Manggarai. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan fakultas dalam upaya percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana gempa yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.
JOMBANG — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada turut ambil bagian dalam mendukung kegiatan “Bakti Sosial Edukasi Lingkungan Bersih dan Sehat” yang diinisiasi oleh Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Angkatan 1982 (FK’82) di Pondok Pesantren Darul ‘Ulum, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu (5/9). Dalam kegiatan yang dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Ova Emilia, Fakultas Teknik hadir memberikan dukungan pemaparan materi pengolahan sampah mandiri serta menyerahkan 100 tumbler ramah lingkungan bagi pengurus, guru, dan santri guna mendorong terciptanya ekosistem pesantren yang bersih dan berkelanjutan. Kontribusi ini melengkapi bantuan dari FK’82 untuk mendorong pengelolaan sampah mandiri di lingkungan Pondok Pesantren Darul ‘Ulum berupa 1400 foldable lunchbox untuk santri, 10 set tempat sampah pilah, dan 20 set ember tumpuk untuk komposter sampah organik.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) bersama Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa serta Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menggelar diskusi mengenai pembangunan Giant Sea Wall (GSW) sebagai upaya memperkuat perlindungan kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura) dari ancaman banjir rob, abrasi, dan penurunan muka tanah (land subsidence).
Hubungan mahasiswa dengan alumni tidak harus mulai melalui jalur formal organisasi. Alumni bukanlah kelompok “elit” yang sulit dijangkau, maka inisiasi personal dapat pula dilakukan untuk membuka berbagai peluang lebih luas, utamanya pada karir. Alumni memegang peran strategis sebagai mentor, pembuka jalur karier, sekaligus mitra bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah. Mahasiswa harus membuang rasa sungkan, berani hadir dan proaktif untuk berinteraksi dengan alumni.
Dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-80 Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada bertema INNOV80, kegiatan bakti sosial berbasis hilirisasi riset dilaksanakan pada 14 Februari 2026 di Kelompok Kandang Ternak Sapi Sido Makmur, Babakan, Poncosari, Srandakan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi kampus yang aplikatif dan mendukung ketahanan pangan melalui penguatan sektor peternakan rakyat.