Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam industri konstruksi yang hingga saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari rendahnya kesadaran pekerja hingga keterbatasan sistem monitoring yang terintegrasi. Menjawab tantangan tersebut, tim JBT Construction menghadirkan sebuah inovasi berbasis teknologi melalui ajang ITB Civil Engineering Expo (ICEE) 2026, yang diselenggarakan oleh HMS ITB pada 13–15 Februari 2026 di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung.
Prestasi Mahasiswa
Berangkat dari keresahan terhadap emisi karbon dan limbah pertanian, Tim Carbolight dari Fakultas Teknik UGM menghadirkan solusi inovatif berbasis ekonomi sirkular yang mengubah keduanya menjadi bahan bakar penerbangan ramah lingkungan (Sustainable Aviation Fuel/SAF). Inovasi ini mengantarkan mereka meraih Bronze Medal dalam ajang International Paper Competition di Malaysia pada 13–16 Februari 2026 di Alamis City Hotel.
Tim “Selokan Mataram” yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Geothermal Development Plan Competition (GDPC) pada rangkaian Integrated Petroleum Festival (IPFEST) 2026. Prestasi ini diraih melalui karya tulis berjudul “Feasibility Study: Patuha Geothermal Field Development.”
Tak pernah berhenti berkarya, mahasiswa arsitektur Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) berhasil meraih posisi kedua dalam Kompetisi Desain Mahasiswa tingkat Nasional SEPEKAN yang diselenggarakan oleh Universitas Atmajaya Yogyakarta. Mengangkat tema pendidikan, Athaya Septiana Maharani dan Yudha Dwi Anggara (Arsitektur 23) menghadirkan ruang transisi bagi mereka yang hidup tanpa kesempatan untuk mereka yang hidup tanpa memiliki kesempatan menempuh pendidikan formal.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Tim GAMASIAISI, kembali membuat prestasi di ajang perlombaaan Civil Expo ITS 2025 pada bidang perlombaan Geotechnical Engineering Competition (GEC) dengan penghargaan 2nd Winner. Tim GAMASIAISI diketuai oleh Radja Michael Simanjuntak (Teknik Sipil 2023) dengan beranggotakan Anabella Nessie Lidya Puspitaningrum (Teknik Sipil 2023) dan Zhorif Haidar Darussalam (TSDA 2023) dan didampingi oleh Dr. Eng. Sito Ismanti, S.T., M.Eng.
Di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin didominasi oleh Generasi Z dan Milenial, banyak brand legacy menghadapi tantangan untuk tetap relevan tanpa kehilangan identitasnya. Permasalahan inilah yang diangkat oleh Tim WinnIE The Pooh dalam ajang Bina Nusantara Industrial Engineering Competition Arena (BINECA) 2025, cabang Business Case Competition, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HIMTRI) Binus University.
Pembangunan gedung bertingkat di kawasan lereng dengan kondisi tanah berpasir dan muka air tanah dangkal menuntut perencanaan geoteknik yang matang, baik dari sisi stabilitas maupun keberlanjutan konstruksi. Tantangan inilah yang menjadi dasar gagasan Tim Gama Soil dalam National Geotechnic Competition (NGC) Civil Week Universitas Sebelas Maret (UNS) yang diselenggarakan pada 22–23 November 2025 di UNS Surakarta.
Dua mahasiswa Departemen Teknik Fisika, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Mengusung gagasan baterai kendaraan listrik berbasis tandan kosong kelapa sawit (TKKS), tim yang beranggotakan Maya Rianda Mardani sebagai ketua dan Faiha Saffanah Azzahrah ini berhasil meraih Juara Umum 2 serta Best Poster Award pada ajang Diponegoro Unlimited International Essay Competition 2025.
Pada 22 Juli 2025, tim kolaborasi dari mahasiswa UGM dan ITB berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Eco Inovasi Karung Plastik KURVA 2025 yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Kujang, Cikampek. Kompetisi tingkat nasional ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menghadirkan solusi nyata dalam pengelolaan limbah dan energi berkelanjutan.
Panji Dewandaru, mahasiswa Fakultas Teknik UGM, mengembangkan sistem GreenMETS sebagai solusi monitoring emisi metana dari ternak ruminansia yang ramah lingkungan dan terjangkau. Sistem ini tidak hanya memungkinkan pemantauan emisi metana secara real-time, tapi juga dirancang mandiri dengan sumber energi surya dan antarmuka yang ramah pengguna. Inovasi ini hadir sebagai respons atas tantangan emisi gas rumah kaca dari fermentasi enterik ternak, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar metana antropogenik global.