Mahasiswi Teknik Biomedis Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) yang beranggotakan Nadia Santoso, Shofwah Syazwina, dan Zaitunisa Hartiningciyas berhasil menorehkan prestasi di tingkat Internasional dengan meraih Bronze Medal. Penghargaan itu dicapai pada kompetisi 5th International Youth Summit 2026 (5th IYS 2026) dengan subtema Health. Kompetisi ini diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada tanggal 30–31 Mei 2026 lalu.
5th IYS 2026 diselenggarakan oleh Sentosa Foundation yang bekerja sama dengan Centre of ntrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM), Universiti Putra Malaysia (UPM). Kompetisi ini merupakan perlombaan esai berskala internasional yang mengharuskan ketiga mahasiswi ini untuk menghadapi perwakilan berbagai negara, antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, Turkmenistan, Pakistan, dan Sudan Selatan. Pda tahun ini, IYS 2026 mengangkat tema besar “Youth Contributions to Global Influence on International Policy Through Innovation”.
Ketiga mahasiswi ini meraih penghargaan melalui esai yang berjudul “Expanding Access Beyond Distance: The Role of Telemedicine in Strengthening Indonesia’s Health Equity”. Karya esai ini mengangkat pentingnya telemedicine sebagai salah satu solusi untuk memperluas akses layanan di Indonesia, terkhusus bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan memiliki akses yang terbatas terhadap fasilitas kesehatan. Tim dibimbing oleh Ir. Ridwan Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D. yang membersamai proses pengembangan ide serta penyusunan karya esai hingga dapat memenangkan peringkat di tingkat internasional
Melalui esai tersebut, tim mendapatkan informasi mengenai potensi pemanfaatan teknologi telemedicine dalam mengurangi kesenjangan laynan kesehtan antardaerah. Inovasi digital di bidang layanan kesehatan dinilai mampu mempercepat akses konsultasi medis, meningkatkan efisiensi layanan, serta mendukung pemerataan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.
Keberhasilan tim Teknik Biomedis UGM pada ajang ini menunukkan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di Indonesia melalui pendekatan teknologi dan kebijakan. Tak hanya itu, capaian ini mencerminkan kontribusi generasi muda dalam menginovasikan gagasan yang ada agar relevan dengan tantangan global dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkara dan berinovasi untuk menghasilkan manfaat untuk masyarakat dan memperkuat kiprah UGM di kancah global.