Penelitian Majid dkk membahas tentang penggunaan electrochemical reduction (electroreduction) pada suhu rendah sebagai alternatif untuk metode konvensional dalam produksi besi. Metode ini dianggap lebih ramah lingkungan karena bebas dari emisi CO2 serta konsumsi energinya relatif rendah. Dalam penelitian ini, disajikan pendekatan baru untuk produksi besi elektrokimia dengan pembentukan struktur dendritik selama elektrodeposisi besi yang memudahkan pengambilan endapan dalam bentuk bubuk.
publikasi
Penelitian dari Tahir dkk berfokus pada pembuatan thiamine chitosan nanoemulsion melalui sonication treatment yang dioptimalkan menggunakan response surface methodology (RSM). Peneliti mencoba mengetahui bagaimana sonication treatment mempengaruhi formulasi dari thiamine chitosan dengan mengujikan beberapa variabel independen untuk menemukan kondisi produksi yang optimal. Peneliti menggunakan central composite design (CCD) dengan 3 variabel independen berupa waktu, amplitudo, dan konsentrasi surfaktan yang menghasilkan 20 titik eksperimental. Kondisi optimal ditentukan dengan menganalisis variabel respons yaitu viscosity menggunakan perangkat lunak Minitab 18.
Energi matahari merupakan salah satu renewable energy resources (RES). Energi ini menjadi energi yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik di wilayah Jawa Bali, khususnya energi photovoltaic (PV). Akan tetapi, energi ini tidak selalu bisa diandalkan karena cuaca yang kerap berubah-ubah. Hal ini menyebabkan listrik yang dihasilkan menjadi tidak stabil sehingga mengganggu power system operation yang terkait dengan sistem technical minimum load (TML) dan system ramping capability. Oleh karena itu, ukuran maksimum PV generation harus diatur karena bergantung kepada tipe dan generating unit size yang dapat dicapai dengan penguatan battery energy storage system (BESS).