Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melakukan pelatihan pencegahan kebakaran sebagai upaya peningkatan kesadaran dan ketanggapan terhadap bencana kebakaran. Pelatihan diikuti oleh Keamanan, Keselamatan, Kerja, Kedaruratan, dan Lingkungan (K5L) FT UGM yang bekerja sama dengan Tim Pemadam Kebakaran DIY pada Jumat, 24 Juli 2026.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Tim Pemadam Kebakaran DIY di Ruang Meeting Room gedung SGLC FT UGM. Pemaparan berisikan materi mengenai karakteristik api, penanganan kebakaran yang tepat, dan pengguanan alat pemadam seperti APAR (Alat Pemadam Api Ringan) sebagai penanganan pertama ketika terjadi kebakaran. Pemaparan yang dilakukan disimak secara seksama oleh peserta pelatihan penanganan kebakaran agar dapat menjawab pertanyaan post test pada akhir sesi untuk menguji kompetensi K5L FT UGM dalam menangani kebakaran.
Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan melakukan simulasi kebakaran di area satub. Simulasi ini dilakukan sebagai gambaran nyata bagaimana kebakaran dapat terjadi dan dapat ditaklukan. Kebakaran dapat terjadi karena adanya oksigen, panas, dan bahan yang memicu munculnya api, apabila salah satu unsur tersebut dapat dihilangkan api akan padam dengan sendirinya. Simulasi dilakukan dalam beberapa tahapan, simulasi pertama dilakukan dengan menggunakan tabung gas yang memunculkan api sehingga peserta diminta untuk dapat memadamkannya. Simulasi kedua dilanjutkan dengan mematikan api di dalam drum menggunakan berbagai benda seperti menggunakan kain basah, APAR, dan menggunakan air dengan selang dari truk pemadam kebakaran.
Pelatihan pencegahan kebakaran diharapkan mampu menjadi bekal bagi peserta untuk dapat siap siaga apabila terjadi kebakaran. Tak hanya meningkatkan keterampilan dan profesionalisme, pelatihan ini juga digunakan sebagai wadah peningkatan kekompakan dan kekeluargaan di lingakungan Fakultas Teknik. (Humas FT: Haniifah Multivana)