Jumat, 6 Maret 2026—kunjungan dari MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 3 Sleman dihadiri oleh pihak FT UGM dan perwakilan guru dari MAN 3 Sleman. Bertempat di Ruang Jepara, diskusi dibuka dengan sambutan dari ketua rombongan yang menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diterima untuk berkunjung dan belajar. Beliau mengaku bahwa sebelum mantap untuk mengajukan studi banding dengan Fakultas Teknik, pihaknya telah melihat terlebih dahulu bagaimana suasana riil di lapangan. Setelah yakin, MAN 3 Sleman mengirimkan persuratan secara resmi untuk memulai ruang diskusi mengenai permasalahan pengelolaan sampah.
MAN 3 Sleman berada dalam satu kawasan pendidikan yang tergabung dengan MTs (Madrasah Tsanawiyah) dan MI (Madrasah Ibtidaiyah). Dengan mempelajari pengolahan sampah, MAN 3 berharap bisa mengajak MTs dan MI untuk turut serta membangun ekosistem pengolahan sampah yang terpadu. MAN 3 berencana membangun TPS (Tempat Pembuangan Sampah) pada tanah dengan luas 500 m2 yang diharapkan mampu menampung semua sampah siswa. Tak hanya itu, MAN 3 Sleman berencana berkolaborasi dengan masyarakat setempat agar pengolahan tidak terasa ekslusif serta memberikan bermanfaat.
Pihak FT memberikan gambaran mengenai bagaimana Fakultas Teknik mengolah sampahnya. Tentang bagaimana sampah dipisahkan berdasarkan jenisnya, mengurangi sampah botol dengan memberikan mahasiswa baru tumbler, dan mengurangi penggunaan sampah kemasan. Kalkulasi tentang sampah secara keseluruhan diperhitungkan dengan seksama untuk memberikan contoh bagaimana pengolahan di MAN 3 nantinya. Diskusi berlangsung hangat dengan tanya jawab pihak FT UGM dan MAN 3 Sleman.
Kegiatan dilanjutkan dengan saling memberikan kenang-kenangan antara pihak FT UGM dengan MAN 3 Sleman. Kegiatan di ruangan tersebut ditutup dengan foto bersama dan penutupan. Rombongan melanjutkan kegiatan dengan melihat sistem kegiatan makan di kantin yang sudah zero plastic serta melakukan kunjungan langsung ke TP3R Grahakara Grafika. (Humas FT: Haniifah Multivana)