Mahasiswa Program Doktor Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Eko Budiyanto, mempresentasikan hasil penelitiannya dalam The 14th International Conference on Material Science and Engineering Technology (ICMSET 2025) yang digelar di Osaka International Convention Center, Jepang, pada 21–24 November 2025. Kehadiran Eko dalam forum ilmiah yang diikuti peneliti dari 25 negara tersebut menegaskan kontribusi akademisi Indonesia dalam pengembangan teknologi material yang relevan bagi dunia kesehatan.
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Tim Ergood dari Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa UGM dalam penguatan keselamatan dan kesehatan kerja melalui prestasi nasional. Tim ini meraih Juara Umum sekaligus Juara 1 Kategori Poster pada ajang Ergocamp 2025 yang berlangsung di Semarang pada 25–27 November 2025. Prestasi tersebut dicapai melalui inovasi FROSTGUARD, jaket pintar yang dirancang untuk melindungi pekerja cold storage dari risiko kerja di lingkungan bersuhu ekstrem.
Fakultas Teknik UGM menyelenggarakan pelatihan “Kelola Sampahmu, Cintai Lingkunganmu” pada 5 Desember 2025, dan diikuti oleh tenaga kependidikan sebagai upaya memperkuat perilaku pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di lingkungan kampus. Kegiatan ini menjadi langkah awal FT UGM untuk membangun kebiasaan pemilahan sampah yang lebih disiplin dan konsisten.
Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan Periode I Tahun Akademik 2025/2026. Dalam sambutannya, Dr. Dwi Januanto Nugroho, S.Hut., MBA., sebagai perwakilan Pengurus Pusat KAGAMA mengingatkan para lulusan untuk terus berkembang dan menjaga semangat belajar sepanjang hayat.
Fakultas Teknik UGM menyelenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) pada 26–27 November 2025. PMI hadir sebagai narasumber untuk memberikan penguatan keterampilan respons darurat kepada tenaga kependidikan dari seluruh unit serta mahasiswa part-time ambassador SHE+I. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan sivitas dalam menghadapi insiden yang dapat muncul di lingkungan kampus.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa instalasi dan sosialisasi sistem tenaga surya di Sekolah Rakyat MTs PAKIS, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Program ini dipimpin oleh Ardi Wiranata, S.T., M.Eng., Ph.D.
Sabtu, 15 November 2025—Fakultas Teknik UGM menyambut 581 peserta Teknik Fair 2025 yang siap menjelajahi setiap program studi di FT UGM. Tahun ini, Teknik Fair mengusung tema “Dhiksara”, yang dimaknai sebagai pembuka awal bagi generasi muda dalam mengenal dunia teknik. Sejak memasuki kawasan FT UGM, para peserta—yang disapa Nada Muda—langsung disambut pemandu yang sigap mengarahkan mereka menuju rangkaian kegiatan Teknik Fair.
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia, BEM KMFT UGM dan Peer Counselor FT UGM mengadakan kembali Mentalitech, sebuah agenda tahunan yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di lingkungan kampus. Tahun ini, rangkaian acara Mentalitech digelar pada Kamis, 13 November 2025, pukul 09.00–15.00 WIB di Selasar Selatan SGLC FT UGM.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyampaikan dukungannya terhadap penguatan budaya keselamatan transportasi ketika Tim SHE FT UGM melalui program Tegak SHE+I FT UGM mewakili universitas dalam program nasional Indonesia Youth Road Safety Warriors (IYRSW) 2025. Dukungan ini disampaikan melalui penyediaan pendampingan dan fasilitas pelatihan bagi mahasiswa yang terlibat, yang mengikuti kegiatan pelatihan keselamatan berkendara pada 28 Oktober–13 November 2025 di tiga pusat pelatihan nasional.
Selasa, 11 November 2025 — Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali meneguhkan komitmennya terhadap ilmu pengetahuan yang berpihak pada kemanusiaan melalui pengukuhan Prof. Ir. Wiratni, S.T., M.T., Ph.D., IPM. sebagai Guru Besar dalam bidang Teknik Bioproses pada Fakultas Teknik UGM. Dalam pidato ilmiahnya yang berjudul “Humanitarian Bioprocess Engineering: Inovasi Teknik Bioproses untuk Pengabdian Masyarakat”, Prof. Wiratni menekankan bahwa ilmu teknik bioproses tidak hanya berperan dalam skala industri, tetapi juga dapat menjadi solusi efektif dan murah untuk berbagai persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, mulai dari pangan, energi, hingga air bersih.