Dalam rangka mempersiapkan kontingen FT UGM menghadapi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39, PKM Corner Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Motivation Session dan Pelepasan Kontingen PIMNAS Fakultas Teknik UGM 2026 di Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM, Kamis (29/10). Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan sekaligus memperkuat kesiapan mental dan motivasi mahasiswa sebelum berkompetisi.
Sesi motivasi disampaikan oleh Prof. Dr.Eng. Ir. Herianto, S.T., M.Eng., IPU., ASEAN Eng., yang aktif membimbing mahasiswa dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UGM. Materi disampaikan secara interaktif dengan memanfaatkan berbagai video untuk membangun semangat dan kesiapan peserta. Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan mahasiswa agar mampu mengelola rasa takut dan khawatir menjelang kompetisi serta berfokus memberikan hasil terbaik.
“Tutup rasa takut dan khawatir,” pesannya kepada para peserta. Prof. Heri juga menegaskan bahwa dosen pembimbing akan terus memberikan arahan dan pengingat selama proses persiapan mahasiswa. “Tugas kami dosen pembimbing hanya bisa mengingatkan,” ujarnya.
Menutup sesinya, Prof. Heri menyampaikan pesan singkat kepada para kontingen PIMNAS ke-39 agar memaksimalkan persiapan dan memberikan kemampuan terbaik mereka.
“Berikan yang terbaik,” tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sharing session bersama M. Haikal Pettalongi, mahasiswa Program Studi Teknik Biomedis angkatan 2023 sekaligus peraih medali emas kategori poster dan medali perak kategori presentasi pada PIMNAS ke-38 di Makassar.
Haikal membagikan pengalamannya mengikuti PIMNAS sejak 2024, ketika ia meraih medali perak kategori presentasi. Pada tahun berikutnya, ia kembali berkompetisi dan berhasil meraih medali emas kategori poster serta medali perak kategori presentasi.
Menurut Haikal, perjalanan mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) hingga PIMNAS membutuhkan persiapan panjang, meskipun waktu presentasi di hadapan juri relatif singkat.
“PKM dan PIMNAS ini perjalanan yang cukup spesial. Meskipun presentasinya saja bisa memakan hanya 25 menit, tetapi perjalanan di baliknya kurang lebih satu tahun,” ungkapnya.
Menjelang pelaksanaan PIMNAS 2026, Haikal menekankan tiga hal yang perlu dimaksimalkan oleh para kontingen, yakni memperbarui informasi penting, melatih presentasi secara konsisten, serta menjaga kesehatan. Ia mendorong mahasiswa untuk terus berlatih dan tidak memaksakan diri hingga mengalami kelelahan.
“Tiada hari tanpa latihan,” tegasnya.
Haikal juga mengajak peserta mengubah pola pikir dalam menghadapi presentasi. Menurutnya, mahasiswa tidak perlu merasa takut atau minder karena mereka hadir untuk menyampaikan hasil karya dan temuan yang telah dikembangkan melalui proses panjang.
“Bagi saya, mindset presentasi itu kan menceritakan hasil karya kita. Berarti kita harus excited, kita harus bahagia,” tuturnya.
Selain penguasaan materi, ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap selama presentasi dengan tetap rendah hati, elegan, sopan, dan santun. Persiapan diri secara fisik dan mental juga tidak kalah penting, termasuk mengoptimalkan waktu istirahat sehari sebelum tampil, berdoa, dan menenangkan diri.
Melalui kegiatan ini, kontingen PIMNAS FT UGM 2026 diharapkan dapat menghadapi kompetisi dengan kesiapan yang lebih matang, baik dari segi materi maupun mental. Pembekalan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan dalam kompetisi ilmiah tidak hanya ditentukan oleh kualitas karya, tetapi juga oleh konsistensi persiapan, kemampuan menyampaikan gagasan, dan kesiapan diri.