YOGYAKARTA, 23 Oktober 2026—Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menerima kunjungan dari delegasi Coventry University, Inggris. Dekan FT UGM, Prof. Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU., menyambut langsung kedatangan rombongan Coventry University yang dipimpin oleh Prof. Richard Dashwood (Deputy Vice-Chancellor Research), didampingi Prof. Benny Tjahjono, Ph.D., M.Sc., B.Eng., Prof. Rohit Bhagat, dan Jovie Pebrihandono.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis antara FT UGM dan Coventry University yang telah terjalin sejak 2016. Setelah kunjungan terakhir pada 2024, pertemuan ini kembali membuka peluang bagi kedua institusi untuk memperluas kerja sama, khususnya dalam pengembangan pendidikan doktor dan riset kolaboratif.
Pertemuan ini membahas penjajakan kerja sama program Double Degree PhD antara FT UGM dan Coventry University, yang berpotensi melibatkan sembilan program doktor di FT UGM dan sepuluh program PhD di Coventry University. Dalam diskusi tersebut, dibahas pula skema pendanaan program, salah satunya memanfaatkan beasiswa LPDP dengan skema pathway 3+1+1.
Proses penerimaan mahasiswa doktor di Coventry University menitikberatkan penilaian pada kualitas proposal penelitian, bukan semata-mata pada kesesuaian nama jurusan. Sebagai langkah tindak lanjut, kedua belah pihak akan segera menyelesaikan proses administrasi serta penyelarasan linieritas keilmuan antarprogram.
Selain dukungan akademik, mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Coventry University juga mendapat dukungan dari Indonesian Community di Coventry. Keberadaan komunitas ini membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus menjadi wadah untuk menjalin hubungan sosial dengan sesama warga Indonesia. Prof. Benny Tjahjono turut berperan aktif dalam komunitas tersebut, yang menjadi salah satu bentuk dukungan bagi mahasiswa Indonesia selama menempuh studi di Inggris.
Coventry University juga menegaskan bahwa mahasiswa asal Indonesia merupakan salah satu kelompok mahasiswa internasional terbesar pada jenjang doktor di Coventry University. Hingga saat ini, tercatat ada 56 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi doktor di Coventry University, dengan dua mahasiswa pertama dijadwalkan menyelesaikan studi mereka pada tahun 2026.
Melalui penjajakan kerja sama ini, FT UGM dan Coventry University berharap dapat membuka peluang yang lebih luas bagi pendidikan doktor melalui skema double degree, mendorong pengembangan riset kolaboratif berstandar internasional, serta meningkatkan mobilitas akademisi antar kedua negara. (Penulis: Darrian Mendel)
