Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih Juara III dalam International Competition GreenHack Challenge 2026 melalui inovasi bertajuk SINKWATCH: FOLU Net-Sink Monitoring Dashboard. Kompetisi bertema “Empowering Future Environmental Leaders through Geo-Spatial Application Development for FOLU Net-Sink Solutions” ini diselenggarakan oleh Faculty of Forestry and Environment IPB University pada 25 Agustus–12 September 2026 secara daring.
Prestasi tersebut diraih oleh tim Gang Campursari yang beranggotakan Atikah Wulandari, mahasiswa Teknik Geodesi angkatan 2024, dan Naura Nur Hanifah, mahasiswa Ilmu Tanah angkatan 2024. Keduanya mengembangkan SINKWATCH sebagai solusi berbasis teknologi geospasial untuk mendukung pemantauan cadangan karbon dan pencapaian target Indonesia Forestry and Other Land Use (FOLU) Net-Sink 2030.
SINKWATCH merupakan dashboard berbasis sistem informasi geografis (SIG) dan penginderaan jauh yang dirancang untuk memantau cadangan karbon melalui indikator Above-Ground Biomass (AGB) atau biomassa di atas permukaan tanah. Purwarupa ini berfokus pada wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan mengintegrasikan informasi spasial untuk memantau kondisi tutupan lahan dan perkembangan upaya penyerapan karbon.
Keunggulan SINKWATCH terletak pada integrasi berbagai platform pemetaan dan pemantauan geospasial. Tim memanfaatkan ekosistem Esri, meliputi ArcGIS Online, ArcGIS Dashboards, Survey123, dan QuickCapture, serta mengombinasikannya dengan pengolahan citra satelit multitemporal menggunakan Google Earth Engine dan QGIS. Integrasi tersebut memungkinkan penyajian informasi spasial secara terstruktur serta mendukung pengumpulan dan validasi data lapangan.
Melalui pengembangan SINKWATCH, tim Gang Campursari berharap purwarupa tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut dan diimplementasikan oleh instansi terkait. Pemanfaatannya diharapkan dapat mendukung pemantauan tutupan lahan, penyediaan informasi cadangan karbon, serta upaya pencapaian target Indonesia FOLU Net-Sink 2030.