Jember–Lumajang, Jawa Timur, 23 September 2026 – Kelompok riset Innovative Material and Technology for Environmental Remediation (INTER), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), melakukan kunjungan ke Pabrik Gula (PG) Semboro di Kabupaten Jember dan PG Jatiroto. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan penelitian yang mendukung peningkatan efisiensi energi dan pemanfaatan hasil samping industri gula.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam kerja sama antara Pusat Kajian LKFT UGM dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN). Penelitian berfokus pada potensi pemanfaatan abu pembakaran ampas tebu untuk mendukung penggunaan energi yang lebih efisien. Kolaborasi ini menjadi sarana untuk menghubungkan pengembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi dengan kebutuhan industri.
Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Chandra Wahyu Purnomo, dengan tim yang mencakup Dr. Teguh Ariyanto, Dr. Ade Kurniawan, Dr. Agus Prasetya, dan Dr. Mukmin Sapto Pamungkas. Tim mengkaji peluang pengembangan teknologi dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi operasional mitra industri.
Kunjungan diawali di PG Semboro pada pagi hari, kemudian dilanjutkan ke PG Jatiroto pada siang hingga sore hari. Pada kedua lokasi, tim diterima oleh jajaran manajemen dan tim teknis pabrik. Kegiatan mencakup diskusi, peninjauan lapangan, serta pengumpulan informasi pendukung penelitian.
Melalui pertemuan tersebut, tim peneliti dan pihak pabrik bertukar informasi mengenai kebutuhan serta tantangan dalam upaya peningkatan efisiensi energi dan pengelolaan hasil samping produksi. Interaksi langsung dengan mitra membantu tim memahami konteks penerapan riset sekaligus menjadi masukan bagi pelaksanaan kajian selanjutnya.
Hasil kunjungan akan menjadi bahan penyusunan kajian dan rekomendasi pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pabrik. Penelitian ini diharapkan dapat membuka peluang pemanfaatan hasil samping produksi secara lebih bernilai dan mendukung efisiensi penggunaan sumber daya.
Melalui kegiatan ini, INTER FT UGM memperkuat kolaborasi riset dengan industri gula dalam pengembangan material dan teknologi lingkungan. Kerja sama antara perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat menghasilkan solusi yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja industri serta mendukung praktik produksi yang lebih berkelanjutan. (Nur Abdillah Siddiq)

