Jakarta, 14 Juli 2026 — Pengurus Pusat Keluarga Alumni Teknik Universitas Gadjah Mada (KATGAMA) berhasil menghimpun dana sebesar Rp3,33 miliar beserta sejumlah komitmen dukungan lanjutan untuk pembangunan Wisma Seturan, hunian bagi dosen muda Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM). Capaian tersebut diumumkan dalam pertemuan Pengurus Pusat KATGAMA yang berlangsung di Ruang Raja Ampat, Wika Tower 2, Jakarta. Inisiatif ini menjadi bentuk nyata kontribusi alumni dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi melalui penyediaan fasilitas pendukung bagi pengembangan sumber daya manusia di lingkungan UGM.

Penggalangan dukungan dilakukan melalui kolaborasi KATGAMA, alumni lintas angkatan, dan mitra strategis. Selain berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp3,33 miliar, forum tersebut juga menghasilkan sejumlah komitmen tambahan yang diharapkan mempercepat realisasi pembangunan Wisma Seturan. Fasilitas ini dirancang sebagai hunian bagi dosen muda UGM guna mendukung kenyamanan, produktivitas, serta keberlanjutan pengembangan karier akademik di perguruan tinggi.

Ketua Umum KATGAMA, Singgih Widagdo, bersama Wakil Ketua Umum KATGAMA, Mursyid, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan alumni yang menunjukkan kepedulian terhadap almamater melalui kontribusi nyata. Semangat gotong royong tersebut dinilai mencerminkan kuatnya ikatan alumni dengan UGM sekaligus memperlihatkan peran strategis komunitas alumni dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan yang berdampak jangka panjang.

Dukungan juga datang dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) melalui penyediaan fasilitas ruang pertemuan yang digunakan dalam agenda tersebut. Direktur Utama WIKA, I Ketut Pasek Senjaya Putra, yang merupakan alumni FT UGM angkatan 1991, turut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya pertemuan. Sinergi antara alumni, dunia usaha, dan perguruan tinggi menunjukkan pentingnya kolaborasi multipihak dalam memperkuat pembangunan pendidikan nasional.
Pembangunan Wisma Seturan diharapkan menjadi investasi strategis bagi FT UGM dalam meningkatkan kesejahteraan dosen muda sekaligus menciptakan lingkungan akademik yang lebih kondusif bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan mampu memperkuat daya saing institusi dalam menarik serta mempertahankan talenta akademik terbaik untuk mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di Indonesia. (Tim Humas FT UGM)