Yogyakarta – 8 Februari 2026, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) bersama Keluarga Alumni Teknik Gadjah Mada (KATGAMA) menyelenggarakan Technoride 2026 di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Kegiatan bersepeda sejauh 40 kilometer ini diikuti oleh alumni Fakultas Teknik UGM, termasuk jajaran Dekanat, dosen, tenaga kependidikan FT UGM, dan masyarakat umum dalam rangka Hari Pendidikan Tinggi Teknik ke-80. Fakultas Teknik UGM menegaskan peran alumni sebagai kekuatan sosial yang mendorong gaya hidup sehat, kolaborasi, dan keberlanjutan pendidikan tinggi teknik.
Dekan FT UGM, Prof. Selo, menekankan bahwa Technoride bukan sekadar perayaan, tetapi ruang konsolidasi nilai.
“Ini bukan hanya soal bersepeda. Ini soal kebersamaan dan kebermanfaatan. Alumni Teknik harus terus guyup, rukun, dan migunani serta tetap bersinergi untuk Fakultas Teknik UGM dan Indonesia,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa Fakultas Teknik UGM ingin terus tumbuh bersama alumni dan masyarakat.
Ketua Umum KATGAMA, Ir. Singgih Widagdo, menyampaikan bahwa Technoride mencerminkan karakter alumni Teknik yang aktif dan optimistis.
“Kita ingin alumni Teknik tetap sehat, tetap solid, dan tetap memberi dampak. Technoride 2026 adalah simbol energi positif itu,” ujarnya. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat kebersamaan dan sportivitas.
Gubernur Jawa Tengah Periode 2013–2018 dan 2018–2023, Ganjar Pranowo, mengapresiasi penyelenggaraan Technoride 2026.
“Fakultas Teknik UGM ini hebat. Bisa mengumpulkan alumni lintas generasi dan mengemasnya dalam kegiatan yang sehat dan inklusif. Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar FT UGM,” katanya. Ia berharap Fakultas Teknik UGM terus menjadi teladan bagi pendidikan teknik di Indonesia.
Melalui Technoride 2026, FT UGM menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan teknik yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. FT UGM memandang Technoride 2026 sebagai bagian dari penguatan jejaring alumni yang berdampak nyata bagi kampus dan masyarakat luas. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa peringatan 80 tahun Pendidikan Tinggi Teknik tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang menghubungkan kampus, alumni, dan masyarakat. FT UGM memandang kebersamaan ini sebagai modal sosial penting untuk memperkuat peran pendidikan teknik dalam menjawab tantangan masa depan Indonesia. (Humas FT UGM)