Mineral logam tanah jarang atau Rare Earth Elements (REE) kini semakin menempati posisi strategis dalam peta industri global. Mineral ini menjadi komponen penting dalam mesin jet pesawat tempur dan pesawat komersial, sistem senjata rudal, hingga berbagai perangkat teknologi modern. Tak hanya di sektor pertahanan, REE juga digunakan dalam industri elektronik, sistem pendeteksi bawah laut, pertahanan antirudal, perangkat pelacak, pembangkit energi satelit, serta sistem komunikasi mutakhir. Singkatnya, mineral ini berada di balik banyak teknologi yang menopang kehidupan modern dan keamanan nasional.
SDG 15: Ekosistem Daratan
Karimunjawa dikenal sebagai surga wisata bahari. Namun di balik laut birunya, tersimpan persoalan sampah yang terus menumpuk. Pulau kecil dengan arus wisatawan yang tinggi itu menghasilkan limbah setiap hari. Sayangnya, sistem pengelolaan sampah di pulau tersebut belum sepenuhnya optimal.
Di tengah urgensi krisis iklim, data dan statistik gas rumah kaca (GRK) nasional memegang peran krusial sebagai dasar penyusunan kebijakan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Tanpa metodologi yang kuat dan seragam, upaya mitigasi perubahan iklim akan kehilangan arah dan akurasi.
penghargaan yang diselenggarakan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi Republik Indonesia. Tak tanggung-tanggung, FT UGM dinobatkan menjadi finalis dua kategori pada Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) kelompok umum di bawah instansi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Rendahnya tingkat elektrifikasi di wilayah Papua masih menjadi persoalan mendasar yang berdampak luas pada kehidupan masyarakat. Keterbatasan akses listrik tidak hanya memengaruhi aktivitas ekonomi, tetapi juga layanan kesehatan dan kualitas hidup secara umum. Realitas inilah yang mendorong Elias Kondorura Bawan menekuni bidang Teknik Elektro.
Jumat, 9 Januari 2026, peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT) ke-80 Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) resmi dibuka di Lapangan Satu Bumi. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan diawali dengan sambutan Dekan FT UGM, Prof. Selo.
Dalam semangat merayakan 80 tahun Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melaksanakan kegiatan peduli lingkungan melalui penanaman pohon di kawasan Taman Raya, pada Jumat, 9 Januari 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Senat, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Departemen, Ketua HPTT, tenaga pendidik, serta mahasiswa FT UGM. Kawasan Taman Raya sendiri berlokasi di kawasan lereng selatan lingkar FT UGM.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) bersama Keluarga Alumni Teknik Gadjah Mada (KATGAMA) memulai pembangunan Wisma Seturan FT UGM melalui peletakan pondasi pertama pada 19 Desember 2025 di kawasan Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman. Dekan FT UGM Prof. Selo menyampaikan bahwa pembangunan ini bertujuan menyediakan hunian yang layak, tertata, dan terjangkau bagi civitas Fakultas Teknik, sekaligus memastikan pemanfaatan aset kampus berjalan secara berkelanjutan dan bermanfaat luas.
Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) meraih 14 dari total 71 penghargaan pada Malam Anugerah Insan Berprestasi UGM 2025 yang diselenggarakan pada 9 Desember 2025. Capaian tersebut menempatkan FT UGM sebagai salah satu fakultas dengan perolehan penghargaan terbanyak pada ajang tersebut.
Yogyakarta, 14 Desember 2025 — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menegaskan komitmennya terhadap pembangunan yang beretika dan berkelanjutan melalui partisipasi aktif dalam Nitilaku UGM 2025, agenda budaya kampus yang digelar Universitas Gadjah Mada dengan tema “Ruwat Rawat Kebangsaan.” Dalam ajang yang berlangsung di tengah cuaca hujan tersebut, FT UGM tampil solid dengan melibatkan lebih dari 100 tenaga kependidikan dan berhasil meraih Juara 3 pada Lomba Kirab Budaya Nitilaku 2025, dari total kontingen se-UGM yang berjumlah lebih dari 50 kontingen dari semua unit kerja dan organisasi di lingkungan UGM.