Yogyakarta, 21 Mei 2026 — Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dan Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (SPs Undip) menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Tridarma Perguruan . Kerja sama ini difokuskan pada penguatan tridarma perguruan tinggi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pengembangan riset digital twin untuk mendukung sistem peringatan dini ekosistem kelautan. Penandatanganan dihadiri Dekan dan jajaran wakil dekan kedua institusi bersama tim Departemen Teknik Geodesi FT UGM.

Dekan FT UGM menyampaikan kerja sama ini membuka peluang pembimbingan bersama mahasiswa doktor, pertukaran dosen penguji, hingga kolaborasi penelitian lintas kampus. Menurutnya, sinergi antarperguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas riset nasional dan memperkuat peluang pendanaan dari berbagai skema Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat berjalan berkelanjutan dalam lima tahun ke depan dan menghasilkan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Dekan SPs Undip mengatakan UGM telah menjadi salah satu pusat pembelajaran penting dalam pengembangan digital twin, khususnya untuk bidang kelautan dan geospasial. SPs Undip yang memiliki enam program studi pascasarjana menilai kerja sama ini dapat memperkuat kapasitas akademik dan penelitian dosen maupun mahasiswa. Ia juga menyoroti peluang pengembangan Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) sebagai ruang penguatan jejaring riset antarperguruan tinggi.

Diskusi lanjutan dipandu oleh Dr. Ruli Andaru dan Prof. Trias Aditya dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM. Dalam forum tersebut, FT UGM menawarkan peluang magang mahasiswa pada pengembangan marine digital twin yang diarahkan untuk mendukung early warning system pada ekosistem laut. Prof. Trias menjelaskan teknologi digital twin memiliki keunggulan dalam pengelolaan data spasial dan mendukung kedaulatan informasi nasional berbasis teknologi geospasial.
Departemen Teknik Geodesi FT UGM juga telah menjalin kemitraan internasional dengan Technical University of Munich (TUM) dalam pengembangan teknologi digital twin. Melalui kerja sama tersebut, dukungan perangkat lunak diberikan untuk memperkuat pengembangan riset dan pembelajaran di lingkungan akademik.
Selain pengembangan marine digital twin, SPs Undip turut mendorong kolaborasi riset pada pengembangan fish apartment dan science technopark. Salah satu mahasiswa doktor Undip, Kus, menilai kerja sama ini akan memperkuat pengembangan akademik dan penelitian berbasis digital twin di Indonesia. (Tim Humas FT UGM)