Kilas balik pada 5 Desember 2024, Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melaksanakan kolaborasi internasional dengan Faculty of Design, Architecture, and Building University of Technology Sydney (DAB UTS) melalui kegiatan kuliah lapangan Global Studio Indonesia 2024. Berlokasi di Kawasan Candi Borobudur, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menggabungkan teori desain dengan pengalaman praktis.
Kawasan Borobudur menjadi media pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam mengkaji keterkaitan antara desain, lingkungan, dan pelestarian warisan budaya. Melalui observasi lapangan, mahasiswa mempelajari aspek arsitektur dan lanskap, pola sirkulasi pengunjung, pengalaman ruang, serta relasi antara bangunan, topografi, dan lingkungan sekitar. Proses ini menegaskan pentingnya pendekatan perancangan dan perencanaan pariwisata yang selaras dengan prinsip keberlanjutan dan nilai budaya.
Kegiatan berlanjut di Kampung Seni Borobudur melalui sesi Desain Tour dan Survey Pemantangan Konsep. Pada tahap ini, pembelajaran diarahkan pada pembacaan kawasan secara lebih mendalam melalui pendampingan join studio oleh tiga mahasiswa Program Doktor (S3) Arsitektur UGM. Pendampingan dilakukan untuk membantu mahasiswa mengidentifikasi isu desain serta merumuskan pendekatan perancangan berdasarkan temuan lapangan.
Menjelang sore, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama praktisi di Kampung Seni Borobudur yang menghadirkan Ir. Hernowo Muliawan, M.Sc. dari STUPPA Indonesia, institusi arsitektur yang bergerak dalam bidang perencanaan dan pengembangan kawasan. Diskusi yang dimoderatori oleh Kestity Pringgoharjono berfokus pada praktik perancangan kawasan berbasis budaya, sehingga memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap penerapan konsep desain dalam konteks nyata.
Secara keseluruhan, Global Studio Indonesia 2024 memberikan pengalaman pembelajaran yang terstruktur dan aplikatif. Hasil observasi dan diskusi lapangan selanjutnya diwujudkan dalam tugas perancangan mahasiswa, yang merepresentasikan pemahaman terhadap konteks kawasan, isu desain, serta pendekatan perancangan berbasis budaya dan keberlanjutan.



