Dalam menghadapi tantangan yang terjadi di kehidupan kita, seringkali dibutuhkan strategi yang dapat menyelesaikan masalah secara efektif dan efisien. Riset menemukan instrumen baru yang bernama project complexity measurement untuk menjawab tantangan itu. Dengan sistem yang telah tervalidasi, project complexity measurement mengukur seberapa sulit sebuah proyek perlu dikelola.
Terdapat empat subdimensi yang mengatur kekompleksan sebuah proyek, sub tersebut terdiri dari uncertainty in goals, uncertainly in methods, size, and interdependence. Di sisi lain, untuk mengatur proyek menejemen atau project risk management maturity. Terdapat pula empat subdimensi terkait yang meliputi culture and leadership, process, experience, serta tools and methods. Dalam riset ini dapat disimpulkan bahwa instrumen yang telah dikembangkan sangat efektif untum mengukur fenomena tersebut. Namun, tidak ada strategi yang pasti untuk setiap kondisi yang ada, sehingga manajer proyek perlu menyesuaikan strateginya berdasarkan tingkat kompleksitas.
Merujuk pada riset ini, manajer proyek perlu melaksanakan estimasi kompleksitas proyek, persiapan strategi berdasarkan Project Risk Management Maturity, serta eksekusi dan memonitor proyek secara berkala. Dengan melaksanakan upaya tersebut, risiko akan kegagalan proyek dapat dihindari. (Humas FT: Haniifah Multivana)
Sumber: 3 Minutes Talk https://www.youtube.com/watch?v=hq-GbNRY8v4