Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menjalin kerja sama dengan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilanjutkan dengan kuliah umum bertajuk “Powering the Future: Building Indonesia’s Electric Mobility Ecosystem” pada Selasa (20/10). Kegiatan berlangsung di Meeting Room 1, Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM.
Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dihadiri oleh Dekan FT UGM, Prof. Sarjiya; Sekretaris Departemen Teknik Mesin dan Industri (DTMI), Fitri; serta Ir. Muhammad Akhsin Muflikhun, S.T., MSME., Ph.D, Dosen DTMI, bersama sejumlah jajaran fakultas lainnya. Sementara itu, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk diwakili oleh Dino A. Ryandi selaku direktur perusahaan.
Kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan industri, khususnya dalam pengembangan bidang kendaraan listrik. Kolaborasi tersebut juga membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara dunia akademik dan pelaku industri dalam menghadapi perkembangan teknologi mobilitas di Indonesia.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum yang menghadirkan dua narasumber dari PT VKTR, yaitu Dino A. Ryandi, Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk sekaligus Direktur Utama PT VKTR Sakti Industries, serta Ariyo Putro, Senior Vice President Human Capital dan Office Services VKTR.
Diikuti oleh lebih dari 90 mahasiswa FT UGM, kuliah umum ini membahas perkembangan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia dari perspektif industri. Melalui pemaparan para narasumber, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat tantangan dan peluang dalam membangun ekosistem mobilitas listrik, termasuk peran industri dalam mendorong pengembangan transportasi yang lebih berkelanjutan.
Keterlibatan langsung pelaku industri dalam kegiatan akademik ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai penerapan teknologi kendaraan listrik sekaligus memperkuat keterkaitan antara pembelajaran di perguruan tinggi dan kebutuhan industri.