FT-UGM. Tim Jago dari Lahir dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 dalam ajang IOC Digital Hackathon AI/ML Data Analytics Hulu Migas Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh SKK Migas melalui Integrated Operation Center (IOC).
Dalam kompetisi nasional yang diikuti oleh tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, tim Jago dari Lahir berhasil melaju hingga tahap final, terpilih sebagai salah satu dari tiga tim panelis nasional pada acara apresiasi kompetisi, dan akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama.
Kegiatan final hackathon dilaksanakan pada 18 Mei 2026 di Kantor SKK Migas, Wisma Mulia, Jakarta. Kompetisi ini bertujuan mendorong pengembangan solusi berbasis Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), dan advanced data analytics untuk menjawab berbagai tantangan di sektor hulu migas Indonesia.
Tim Jago dari Lahir yang beranggotakan mahasiswa lintas program studi berhasil mengembangkan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan industri migas. Dari proses seleksi yang ketat, tim ini terpilih bersama tim dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk mengikuti sesi panel discussion bersama para engineer dan praktisi dari berbagai perusahaan minyak dan gas nasional. Pada sesi tersebut, para peserta mempresentasikan gagasan serta berdiskusi mengenai peluang penerapan teknologi AI dan ML dalam meningkatkan efisiensi, keandalan fasilitas, dan pengambilan keputusan operasional di industri hulu migas.
Ketua tim, Zulfa Majidah, menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti kompetisi ini memberikan banyak pembelajaran, terutama dalam menghubungkan hasil riset akademik dengan kebutuhan nyata industri. “Kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para engineer dan praktisi migas menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Selain memperoleh masukan untuk penyempurnaan solusi yang dikembangkan, kami juga mendapatkan wawasan mengenai tantangan aktual yang dihadapi industri energi saat ini,” ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara dunia akademik dan industri. Melalui interaksi langsung dengan para profesional, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi teknologi digital dalam mendukung transformasi industri energi nasional.
Keberhasilan meraih Juara 1 menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan Tim Jago dari Lahir memiliki kualitas, relevansi, dan potensi implementasi yang tinggi bagi industri hulu migas. Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama Universitas Gadjah Mada di tingkat nasional dan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan industri. [penulis:Zulfa Majidah]