Masih dalam suasana Kuliah Kerja Nyata (KKN), kegembiraan masih menyelimuti hati peserta KKN pada periode 4. Program kerja yang telah berhasil dituntaskan tentu masih membekas di pikiran peserta mengiringi kepulangan mereka dari lokasi KKN yang berbeda-beda. Pada kali ini, penulis berkesempatan mewawancarai salah satu peserta dari Fakultas Teknik untuk berbagi pengalamannya selama KKN.
Sulaiman Fawwaz A. K. dari program studi Teknologi Informasi angkatan 2022 berkesempatan melaksanakan KKN periode 4 di Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo bersama tim Sapuran Berperan. Fawwaz bercerita mengenai salah satu program kerja yang dia selesaikan, yaitu Website Profil untuk Masjid Ar-Rahman–Al-Maa’uun Epicentrum. Masjid Ar-Rahman merupakan sebuah masjid yang berdiri dan menjadi pusat kegiatan di kawasan Al-Maa’uun Epicentrum. Penggunaan kata “Epicentrum” menunjukkan bahwa Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat segala pergerakan, terutama pergerakan umat. Fawwaz membuat website yang bertujuan untuk mempublikasikan kegiatan sosial apa saja yang telah dijalankan, serta fasilitas apa saja yang disediakan oleh kawasan tersebut. Pada setiap informasi kegiatan sosial, terdapat pula poin-poin Sustainable Development Goals (SDGs) yang berkaitan dengan aktivitas tersebut. Untuk memastikan keberlanjutan website ke depannya, Fawwaz juga memberdayakan masyarakat yang bekerja di kawasan tersebut untuk dapat mengelola website secara teratur.
Dalam website yang Fawwaz buat, terdapat pula program kerja lain yang dinamai “Peta Dampak Sosial”. Al-Maa’uun Epicentrum telah melaksanakan banyak kegiatan sosial yang ditujukan kepada masyakarat luas, mulai dari pembagian sembako gratis, sunat Jumat, khitanan massal, hingga operasi bibir sumbing dan celah langit gratis. Penerima manfaat dari setiap program ini sangat luas, sehingga Fawwaz berinisiatif mendata seluruh penerima manfaat lalu mengunggahnya ke website dalam bentuk peta untuk dapat memvisualisasikan persebaran penerima manfaatnya. Dari Peta Dampak Sosial tersebut, didapatkan data bahwa penerima manfaat kegiatan sosial yang telah diadakan oleh Al-Maa’uun Epicentrum tidak hanya terpusat di Wonosobo, tetapi sampai ke daerah Demak dan Semarang.
Tentu bukan hal mudah untuk dapat menyelesaikan program kerja ini. Fawwaz mengaku menghadapi kesulitan, terutama pada proses pengumpulan data yang harus menunggu waktu yang lama. Data yang Ia peroleh sangat banyak dan tidak terstruktur dengan baik, sehingga Fawwaz harus menyortir, merapikan, dan membuat basis data baru untuk dapat diintegrasikan ke website dan diakses secara online. Fawwaz menyelesaikan program kerja Website Profil dan Peta Dampak Sosial selama kurang lebih 2 minggu.
Kompleks Al-Maa’uun Epicentrum memfasilitasi setiap program kerja Fawwaz. Secara garis besar, Al-Maa’uun Epicentrum berusaha untuk bergerak sesuai dengan 3 pilar prinsip, yaitu ketahanan pangan, kepedulian terhadap lingkungan hidup air, tanah, dan udara, serta energi dan teknologi yang berdaya guna bagi masyarakat. Salah satu fasilitas yang dimiliki Al-Mauu’uun Epicentrum adalah greenhouse yang berisikan tanaman hidroponik yang dikelola oleh pengurus. Fawwaz menunjang greenhouse tersebut dengan mengintegrasikan sensor dan aktuator untuk dapat menyeimbangkan kondisi di dalam greenhouse sehingga tanaman menjadi sehat dan terawat dengan baik. Fawwaz juga membatu meluaskan jangkauan jaringan WiFi pada kawasan Al-Maa’uun Epicentrum agar semakin banyak perangkat yang dapat terintegrasi.
Fawwaz senang dapat membantu dan memberikan manfaat ke masyarakat di Kelurahan Sapuran, khususnya ke pengelola Al-Maa’uun Epicentrum. Fawwaz berpesan untuk KKN periode berikutnya agar bersungguh-sungguh menjalani KKN dan tidak menjalani KKN untuk sekadar melepas tanggung jawab. “KKN jangan cuma dijadiin sekedar buat ngelepas tanggung jawab. Mungkin pas pra KKN bakal ngerasa, “apasih pembekalan yapping 2 jam?” Tapi ketika dijalanin, apalagi kalau teman-temannya cocok, pasti KKN-nya bakal kerasa seru. Sebisa mungkin jika tidak bisa memberi dampak, kita bisa memberi motivasi untuk warga sekitar,” Ujar Fawwaz sebagai penutup. (Humas FT: Haniifah Multivana)